by

Anies Bikin Malu, Kemlu Turun Tangan Selamatkan Muka Indonesia

Oleh : Doni Diano

Apa yang dilakukan oleh Gubernur Anies Baswedan di Jakarta benar-benar tak masuk akal. Bayangkan, Pemprov mengirim surat resmi kepada duta besar negara perwakilan yang ada di Jakarta untuk dimintai donasi. Ini jelas sebuah upaya merendahkan kepemipinan Presiden Joko Widodo.

Upaya membangun citra buruk terkait pemerintah pusat atau Indonesia di mata negara sahabat.Dengan APBD 84 triliun tahun ini, sangat tidak logis kalau untuk urusan gayung dan sapu harus minta donasi. Setelah ditanyakan kepada Pemprov DKI, akhirnya surat permohonan donasi itupun dicabut tanpa alasan.

Ini adalah gaya diplomasi FPI. Yang mengirim surat kepada pengusaha untuk dimintai sumbangan. Persis. Andai Anies kreatif kek Pak Ahok bisa kerjasama dgn swasta melalui CSR. Karena tidak semua perusahaan di Jakarta itu rontok. Ada juga yang untung besar di saat pandemi. Gara-gara ini, Kementerian Luar Negeri sampai harus turun tangan untuk meminta klarifikasi. Karena jelas ini memalukan, mencoreng nama Indonesia di mata negara sahabat.

Dari kejadian ini, saya gak habis pikir kalau setelah ini masih ada partai yang mau mencalonkan Anies Baswedan. Karena bukan hanya tidak mau kerja, suka-suka pergi ke mana saja tanpa alasan yang jelas, yang penting elektabilitasnya naik. Tapi juga hari ini Anies terlihat tidak paham soal konsep pemerintahan .Bayangkan, betapa hancurnya negeri ini kalau dipimpin oleh orang seperti Anies Baswedan. Tak sadar diri, tak tau fungsi. Pokoknya cari uang dengan segala cara, termasuk dengan meminta-minta.

Sumber:https://m.mediaindonesia.com/…/anies-minta-sumbangan…

Sumber : Status Facebook Doni Diano

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed