Rakyat
Ujian Jokowi Belum Usai
Bangsa kita yang seperti sedang puber-pubernya soal keyakinan beragama dan kekuatiran akan dikuasai kembali oleh PKI dan pihak asing. Kesenjangan yang kita ciptakan sendiri, perbedaan yang kita lebarkan supaya jelas ada pembeda antara yang berkuasa dan yang tidak. Ada sekat yang jelas antara yang beriman maupun yang tidak.
Nekad Sujud Di Depan Presiden Saat Open House
Rindu Ahok
Akhirnya Si "Musnah" Makan Hoax Buatannya Sendiri Di Penjara
Saya yakin semua orang yang berakal sehat dan waras di negeri ini dengan suka cita menyambut gembira penangkapan MUSNAH yang saat ini menjadi kolektor penyakit asam urat, diabetes dan hipertensi. Apalagi Bareskrim Polri serta merta menetapkan manusia ini sebagai tersangka. Meskipun posisi si MUSNAH ini hanya kroco kelas menengah di kubu Prabowo tapi langkah "schock therapy" dari Polri ini patut kita berikan apresiasi yang tinggi.
Banyak Elit Provokasi Lakukan Kekerasan
Kerugian Rakyat Akibat Demo 21-22 Mei Di Bawaslu
Mirisnya Nyinyiran Haters
Curangnya Jokowi Itu Mudah
Pileg 2009 SBY sukses membawa Demokrat Raih 20,85 % suara tapi 5 tahun berikutnya di Pileg 2014 SBY gagal membawa Demokrat kembali berjaya dan hanya dapat 10,19% suara.
Padahal saat pemilu itu SBY MASIH JADI PRESIDEN. Kalau dia mau bisa saja dengan segala cara kecurangan, lalu dia memenangkan Pileg. Tapi nyatanya kan tidak.
Istana Negara Bukan Tempat Hina Cak
Yang ketiga adalah Ahok, lelaki keturunan Tionghwa itu tak ragu mengakui dirinya sebagai anjing pelayan rakyat saat ia menduduki jabatan Bupati Belitung Timur maupun Gubernur DKI. Balai Kota Jakarta yang dulunya cuma bisa didatangi orang penting itu ia ubah dengan sangat radikal. Ahok meluangkan waktu prakerja nya di pagi hari untuk melayani para "bos" pemilik asli DKI Jakarta! Rakyat yang mengadukan pelayanan yang mereka anggap tak berpihak pada orang kecil.










