Muslim
Saya Muslim
Anda Muslim?
Umat Islam semakin hari semakin dijauhkan dari tradisi berpikir dan dilarang untuk bersikap ilmiah apalagi mengkritisi pendapat para ustadz mereka. Mereka didoktrin bahwa pendapat para ustadz dan orang yang dianggap sebagai pemuka agama adalah benar semua dan tidak boleh dipertanyakan, apalagi ditentang. Mereka telah dianggap maksum belaka sehingga mempertanyakan pendapat dan tindakan mereka taruhannya adalah akidah.
Tidak Mudah Menjadi Muslim
Ujian Jokowi Belum Usai
Bangsa kita yang seperti sedang puber-pubernya soal keyakinan beragama dan kekuatiran akan dikuasai kembali oleh PKI dan pihak asing. Kesenjangan yang kita ciptakan sendiri, perbedaan yang kita lebarkan supaya jelas ada pembeda antara yang berkuasa dan yang tidak. Ada sekat yang jelas antara yang beriman maupun yang tidak.
Pindah Agama
Gaul Dengan Yang Sepaham
Maka saya terapkan prinsip bergaul hanya dengan yang sepaham saja. Kalau ada yang gak sepaham, segera saya unfriend, blokir selamanya.
Mau berteman? Syaratnya kudu sepaham dulu.
Kalau gak sepaham lalu banyak cingcong, banyak tingkah, itu namanya buang-buang umur. Usia jadi mubadzir karena tidak ada manfaatnya eyel-eyelan.
Gus Dur : Salahkah Jika Dipribumikan
Dengan sendirinya lalu muncul kedambaan akan pemulihan posisi dan kekuatan melalui pencarian paham yang menyatu dalam Islam, mengenai seluruh aspek kehidupan. Dibantu oleh komunikasi semakin lancar antara bangsa-bangsa muslim semenjak abad yang lalu, dan kekuatan petrodollar negara-negara Arab kaya minyak, kebutuhan akan ‘penyatuan’ pandangan itu akhirnya menampilkan diri dalam kecenderungan sangat kuat untuk menyeragamkan pandangan. Tampillah dengan demikian sosok tubuh baru: formalisme Islam.










