Politik Islam atau Islam Politik

Islam politik itu sepanjang sejarahnya ya murni politik pada akhirnya, dan tidak ada nilai positifnya bagi sejarah kemanusiaan.
Menurut Ahmet T. Kuru dalam buku Islam otoritarianisme dan Ketertinggalan, justru umat Islam tertinggal karena pola-pola ini, Islam maju karena institusi pemerintahan terpisah dengan institusi keulamaan.
Islam sejak abad pertengahan tertinggal karena mulai terjadi dwitunggal institusi kekuasaan dan keulamaan.
Adagium yang mengatakan,
المُلك والدين توأمان، فالدين أصل، والسلطان حارس، وما لا أصل له فمهدوم،
“Kekuasaan dan agama adalah saudara kembar…”,
yang banyak dikutip dari Ihya Ulumidin Al Ghazali, tulisan-tulisan Habib Abdullah Al-Hadad sebenarnya bersumber dari kebijaksanaan tradisi dinasti Sasania yang beragama zoroaster.
Kalau Selo menarik sebenarnya membahas dan menguji akurasi tesis ini; kalau negara mau maju ulama tidak boleh berdekat-dekatan dengan penguasa dan kedua institusi ini harus terpisah.
Sumber : Status Facebook Ahmad Tsauri

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *