FPI
Akankah Ada FPI Berjilid-Jilid?
Rizieq sang orator memang ditugasi bermulut kotor, dan harus terus menyerang pemerintah yg bukan satu gen dgn para mafia.
Merekrut pengikut dari latar belakang preman dan anggota yg bisa dibodohkan. Peran Munarwan sangat sentral sebagai pengatur strategi dan ahli narasi menggiring opini, khususnya memframing Islam dimusuhi dan ulama di kriminalisasi.
Mereka yang Ingin FPI Tetap Ada
Lha mana ada Islam yg mulut ulamanya lebih kotor dari anusnya, dan itu cuma ada di FPI dan koloninya.
Seperti kita fahami bahwa keberadaan mereka didukung oleh dana besar yg sumbernya mulai gusar.
Para mafia usaha, politik, kekuasaan, sampai agen asing yg hanya mementingkan isi perutnya dgn cara biadab menjual dan merusak bangsa dan negaranya.
Akankah Ada FPI Berjilid-Jilid?
Sandyakalaning Imam Besar
FPI Ormas Banyak Aksi Minim Literasi
Kita Butuh UU untuk Memerangi Para Perusak
Wawancara dengan Santri Ojol Soal FPI
“Bagaimana tanggapan anda soal wacana perpanjangan ijin FPI?”
“Menurut saya dibubarkan atau tidaknya itu harus dengan melihat maqashid as-syariah.”
Reporter mengernyitkan dahi, “maksudnya gimana yah?”
“Iya, apakah keberadaan FPI selama ini sudah sesuai dengan tujuan pensyariatan hukum Islam atau tidak.”
“Tujuannya kemana yah?”
Murahnya Harga Sebuah Ormas
Izin Ormas Cuma Baskom Penampung Sumbangan Pemda
FPI itui, cuma sekelas tusuk gigi untuk Indonesia. Urusan perpanjangan ormas, itu kelas Dirjen. Bukan kelasnya Presideh.
Asal tahu saja, keputusan MK soal Ormas, itu menjelaskan ormas bisa berizin bisa juga tidak berizin. Ormas yang tidak berizin, maksudnya untuk menjamin hak berserikat dan berkumpul.










