Emha Ainun Najib

Surat Terbuka Kepada Cak Nun

ilustrasi

Andapun langsung defensif, merespon saya. Tapi ya saya jadi semakin memahami siapa anda. Tapi saya bukan ngambekkan cak, saya terus ikut pengajian anda meski kadang duduk baris paling belakang, kadang tengah, tanpa niat bertanya lagi, saya hanya menikmati guyon2 anda. Karena substansi soal ideologi itu sudah saya pelajari dari dosen dan baca2 buku. Termasuk betapa lemahnya teori demokrasi anda.

NKRI sudah Khilafah

 

Di ruangan itu, rapat sudah selesai. Hal-hal yang menyangkut penanganan hukum atas HTI, sudah ketemu dan fix. Ada rasa getir di hati setiap kali menatap Indonesia. Tapi secara pribadi saya bersyukur karena lembaga Negara, aparat Pemerintahan maupun Hizbut Tahrir, faktanya “tidak kenal” saya. Jadi saya merdeka. Namun demikian saya tetap wajib “lapor” kepada diri saya sendiri:

Emha Ainun Najib dan Amien Rais

Ilustrasi

Emha Ainun Nadjib • 
25 Okt 2017 
Esai, Khasanah

Yang sedang berkuasa di negeri ini menyangka bahwa rakyat Indonesia adalah cacing-cacing yang terus menerus klugat-kluget di bawah tanah. Adalah batu-batu krakal yang bisa diinjak-injak selamanya. Atau kambing-kambing yang bisa disembelih kapan saja.

Pages