Surat Terbuka Kepada Cak Nun
Andapun langsung defensif, merespon saya. Tapi ya saya jadi semakin memahami siapa anda. Tapi saya bukan ngambekkan cak, saya terus ikut pengajian anda meski kadang duduk baris paling belakang, kadang tengah, tanpa niat bertanya lagi, saya hanya menikmati guyon2 anda. Karena substansi soal ideologi itu sudah saya pelajari dari dosen dan baca2 buku. Termasuk betapa lemahnya teori demokrasi anda.




