Bela
Kemarin Yang Pikun Titik Sekarang Tommy
Tahun 78 gerakan pelengseran buapakmu gagal, lalu buapakmu membalas dg pemberangusan media massa dan penangkapan 143 mahasiswa...
20 tahun kemudian sejak kegagalan tsb, barulah kami sukses melengserkan buapakmu... tapi dg mengorbankan ribuan rakyat tak berdosa.... TIM MAWAR IPARMU telah membunuhi rakyat dan menciptakan kerusuhan agar keluargamu bisa pergi sembunyi ditengah kekacauan....
Muka 10
Jangan Sampai Kebencianmu Pada Seseorang Membuatmu Tidak Adil
Ketidak sukaanmu terhadap Pak Jokowi jangan sampai menjadikan matamu buta sehingga kau membrondongkan pelurumu dengan serapah hingga NU yg telah membesarkan namamu hingga seperti sekarang iki kau serang Juga. Jika tidak suka dengan Pak Jokowi itu Hakmu, karena tidak semua orang harus menyukai hal seragam. Sebajiangan-bajiangannya Iblis tetep banyak pengikutnya dan sebaik-baiknya Muhammad Saw tetep banyak pembencinya.
Saat TVOne Ditinggalkan Pendukung 02
Ustadz Politik
NU Siluman
Membela Agama
Coba pikir, jika ada orang yang membakar bendera HTI (yang diakui sebagai bendera tauhid oleh sebagian orang) dan ada yang mengecamnya maka kelompok manakah yang sedang ‘membela agama’? Jika ada pasukan yang mengobrak-abrik warung yang buka di bulan Ramadhan maka apakah pasukan tersebut sedang ‘membela agama’? Jika ada orang yang rela mengorbankan nyawanya dan bahkan satu keluarganya dengan mengebom gereja, apakah ia dan keluarganya tersebut sedang ‘membela agama’?










