Bahaya
Teroris Dan Agama Islam
Saya tidak akan pernah mendukung siapapun pelaku bom bunuh diri, pembunuhan ataupun peperangan yang selalu terjadi saat ini. Alangkah indah perbedaan konflik di atasi secara damai dengan otak yang jernih. Tetapi hal seperti ini nampak nya tidak akan terjadi kerena banyak manusia yang haus kekuasaan dan mengatas namakan agama untuk meraih kekuasaan tersebut.
Bahaya Bersikap Golput
Arus Radikalisme Di Indonesia, Menyusup Dalam Pilpres
Bahaya Percayakan Presiden Pada Otoritarian
Kejamnya Jari Penyebar Hoax
Hoax tersebut akhirnya sampe pada Orang tua saya yang tinggal di kaki Gunung Slamet. Mendengar berita seperti itu kedua orang tua saya sakit, bahkan Abah saya sampai tidak mau dan tidak bisa makan berhari hari memikirkan anak kesayangnya dikabarkan dan dijelekan serta di acuhkan begitu rupa. Ratusan pelanggan bisnis saya tak lagi berbelanja, saya tak boleh lagi jualan ditempat biasa. Teman yang biasa saling sapa tiba tiba diajak salaman saya tidak mau.
Bahaya Perkawinan Wahabi - Ikhwanul Muslimin
Akhir 1970-an dan awal 1980-an merupakan suasana menegangkan bagi penguasa Arab Saudi. Keberhasilan Revolusi Islam Iran pada 1979 ditambah pemberontakan Juhayman Al-Uteybi dan anak buahnya yang menduduki Masjidil Haram pada tahun yang sama, sudah cukup membuat penguasa Saudi Arabia sangat terancam. Pada dekade ini Presiden Mesir Anwar Sadat terbunuh; dan Uni Soviet menguasai Afghanistan.







