Golput
Pilpres 2019 Menentukan Indonesia Maju Atau Terpuruk
Jenis-Jenis Golput
Golput Lebih Bahaya Daripada Kampret
Bahaya Bersikap Golput
Golput, Golongan PUcet dan Imut
Memilih dan tidak memilih, atau memilih tak memilih, itu bebas dalam demokrasi. Cuma berkampanye untuk golput menurut saya norak. Apalagi kalau itu disuarakan oleh ormas atau LSM, karena mereka juga bagian yang ikut menyebabkan kenapa demokrasi tidak atau belum dipercaya, dalam konteks konstruksi civil society.
Golput Itu Cara Kalahkan Jokowi
Mengapa Saya Golput?
Partai bertambah tapi miskin ideologi. Aspirasi membuat partai politik cukup tinggi namun tak berbanding lurus dengan tingginya tawaran ideologi atau perjuangan politik yang ingin diwujudkan. Sebagian besar partai tidak aktif kecuali pada musim pemilihan. Keanggotaan resmi partai sangat rendah. Organisasinya lemah. Kesetiaan kepada partai sangat longgar, baik di kalangan pemilih maupun politisinya.
Jika Presidennya Prabowo
Semua hal di atas itu dilakukan oleh Jokowi, bukan Prabowo. Tiba-tiba kamu punya seribu alasan rasionalisasi, memaklumi, bahkan seolah menjadi manusia yang paling optimis.
Aah Bong, saya tahu persis kamu tetap takkan bisa memahami apa yang terjadi dengan bangsa ini, karena pertama-tama kamu tak memahami apa yang sedang terjadi dengan dirimu !










