Arcandra Tahar

Tak Ada Hari Libur bagi Wamen ESDM Arcandra Tahar

Telah menjadi rahasia umum, Kementerian ESDM sejak lama menjadi sarang mafia. Di kementerian ini setiap harinya sudah biasa membicarakan dana dengan nominal ratusan juta. Bukan ratusan juta rupiah melainkan ratusan juta dolar AS yang dirupiahkan mencapai triliunan. Banyak pihak yang bermain dalam setiap proyek. Dan salah satu tugas duo Jonan-Arcandra adalah membersihkan ESDM dari tikus-tikus yang demi kepentingan pribadinya mengincar cipratan dana dari proyek-proyek yang ada. Jonan-Arcandra bekerja keras agar negara dan rakyat Indonesia mendapatkan haknya.

Pengangkatan Jonan dan Arcandra Langkah yang Nyaris Brilian

Oleh : AS Hikam

" Presiden Jokowi (PJ) akhirnya memutuskan mengangkat mantan Menhub, Ignatius Jonan (IJ) sebagai Menteri ESDM menggantikan Archandra Tahar (AT), kemarin (14/10/16). Pihak yg disebut terakhir itu diangkat menjadi Wakil Menteri ESDM, kendati rumor yang berhembus sepanjang sebulan terakhir mengatakan bahwa pria kelahiran Sumbar itu akan dikembalikan lagi menjadi Menteri setelah ihwal kewarganegaraannya dianggap selesai.

Dilantik Wamen ESDM, Arcandra: Saya Siap Mengabdi Dimanapun

REDAKSIINDONESIA-Arcandra Tahar yang sempat dicopot dari kursi Menteri ESDM karena persoalan paspor AS kini dilantik Presiden Jokowi jadi Wamen ESDM. Bagaimana tanggapan Arcandra?

"Seperti yang pernah saya ucapkan, semoga niat saya pulang diluruskan kembali. Di manapun ditetapkan dan ini adalah keputusan terbaik yang diambil oleh Pak Presiden dan saya siap mengabdi di mana pun dan kapan pun," kata Arcandra kepada wartawan usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/10/2016).

Arcandra Tahar Benar Mengabdi pada RI, Inilah Perbandingan Gaji saat Presdir dibandingkan Gaji saat Jabat Menteri ESDM

REDAKSIINDONESIA-Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melakukan perombakan kabinet kerja tahap kedua pada Rabu (27/7) lalu. Ada 12 posisi menteri yang diisi oleh nama baru. Empat nama dari 12 menteri di-reshuffle dipindahkan posisi.

Arcandra dan Ahok, Keduanya Di Benci Mafia dan Politisi Busuk

Oleh : Gunawan

Siapa bilang Ahok dibenci karena agama bukan Islam atau disebut kafir oleh orang-orang yang benci padanya. Arcandra yang jelas-jelas muslim juga dibenci dan dihalang-halangi untuk jadi menteri ESDM lagi. Hal yang sama terjadi kepada Ahok yang dibenci dan dihalang-halangi untuk jadi gubernur DKI lagi. Jadi bulshit mereka itu membela kepentingan agama dengan kedok jangan pilih pemimpin kafir. Namun nyatanya Arcandra yang jelas-jelas muslim juga dihalang-halangi untuk jadi menteri ESDM.

Ini Cara Mafia Migas Menghambat Arcandra Tahar Kembali Jadi Menteri

Oleh: Alif Kholifah

Diberhentikannya Arcandra Tahar dengan hormat sebagai Menteri ESDM sebenarnya permainan politik tingkat tinggi para mafia Migas. Presiden Joko Widodo bisa saja tidak memberhentikan dengan segera mengeluarkan perintah pengurusan status kewarganegaraan.

Siapa Saja Bakal Jegal Arcandra Kembali Jadi Menteri ESDM?

 

Oleh: Alif Anugrah

Nama Arcandra Tahar kembali disebut-sebut bakal menduduki kursi Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) setelah diberhentikan dengan hormat oleh Presiden pada 15 Agustus 2016. Pemberhentian itu dikarenakan status kewarganegaraan Arcandra telah hilang karena memegang paspor AS. Tanggal 1 September 2016, status WNI Arcandra telah dikembalikan.

Alasan Arcandra Tahar Layak Menjabat Menteri ESDM Kembali

Oleh : Suci Handayani

Beredar kabar bahwa  Arcandra Tahar (AT)  akan di angkat kembali menjadi   Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM). Kabar tersebut santer di medsos dan diangkat oleh media massa juga.

AT,  menjabat menjadi Menteri ESDM, mengantikan Sudirman Said (SS)  dalam waktu yang super singkat yaitu hanya 20 hari saja.   Karena  ada masalah kewarganegaraan ganda,  tanggal 15 Agustus 2016 lalu, ia diberhentikan dengan hormat oleh Presiden Jokowi (Jokowi).

Trio Mafia Hambat Arcandra dan Gerilya demi Kuasai Sektor Migas?

Trio maut Ari Soemarno (AS), Sudirman Said (SS) dan Said Didu (SD) masih menancapkan pengaruhnya dalam hal migas dan energi. Mereka masih menaruh ‘orang-orang’ mereka di jajaran Esellon 1 dan 2 Kementrian ESDM, Pertamina dan SKK Migas. Orang-orang inilah yang menjadi tangan dan operator dalam mengamankan kepentingan trio maut ini dalam menguasai bisnis sektor migas dan energi.

Pages