al maidah 51
Ahli Bahasa dari UI: Surat Al Maidah Tidak Berbohong Hanya Dijadikan Alat Untuk Membohongi
Apa Yang Terjadi Jika Ahok Terbukti Tidak Bersalah?
Oleh : Alfano Septiansyah
Kasus penistaan agama yang akhir-akhir ini sedang hangat dibicarakan bukan yang pertama terjadi di Indonesia. Sejak zaman Soeharto kasus penistaan agama sudah mulai muncul dan terus berlanjut hingga sekarang. Terutama kasus penistaan terhadap agama Islam. Tersangka kasus penistaan agama Islam pun tidak pernah luput dari proses hukum. Lucunya, terlepas adanya tekanan massa atau tidak, tersangka kasus penistaan terhadap agama Islam pasti menjadi terpidana
Memahami Optimisme Ahok dalam Kasus Al- Maidah 51
Awas Propaganda tentang Jokowi Mengundang Ulama dari Mesir
Oleh : Denny Siregar
"Blunder... "
Itu pikiran saya ketika membaca bahwa Kapolri akan mengundang ulama Mesir sebagai saksi ahli kasus Ahok.
"Untuk apa ulama luar ? Toh, ulama di Indonesia banyak ? Kalau misalnya takut MUI tidak adil dalam memberikan pandangan, bisa saja ambil saksi ahli dari luar MUI. Semisal ulama dari NU atau Quraish Shihab...
Habis Baca Ini, Masih Mau Nyalahin Ahok?
Kejanggalan Ungkapan AA Gym Pada Ceramah Sejuk di ILC 8 November
Oleh : Emmy Hafild
Acara ILC pada tanggal 8 November 2016 bertemakan "Setelah 411" dihadiri beberapa narasumber. Salah satu yang mendapatkan kesempatan berbicara adalah Ustad Aa Gym. Beliau memberikan pernyataan terkait 4 Nov. Kebanyakkan orang menilai pernyataan Aa Gym disampaikan dengan adem dan sejuk.
Catatan Dialog untuk Buni Yani
Soal Kalimat Ahok
Oleh : Ahmed Zainul Muttaqien
Saya sudah nonton videonya dan saya dengar redaksi asli perkataan Ahok berikut :
*"Jadi jgn percaya sama ORANG. Kan bisa aja dlm hati kecil bapak ibu gak bisa pilih saya, krn dibohongin "PAKAI" surat Al Maidah 51 macem2 itu. Itu hak bapak ibu ya..."*
Saya tidak ingin menjelaskan perkataan ini dg istilah2 filsafat yg rumit. Tapi cerna saja dg AKAL SEHAT tanpa tendensi.
Ternyata Ulama MUI, Tengku Zulkarnain Tak Tahu Arti Auliya pada Al Quran Terbitan Indonesia
Oleh: Alif Kholifah
Tidak ada jaminan bahwa ulama yang tergabung di Majelis Ulama Indonesia (MUI) memahami tafsir atau makna dari sebuah ayat. Hal itu tercermin saat terjadi diskusi rutin Indonesia Lawyer Club (ILC) yang ditayangkan TVOne 11 Oktober lalu dengan tema “Setelah Ahok Meminta Maaf” yang disiarkan secara langsung. Saat itu datang Wasekjen MUI, KH Tengku Zulkarnain.










