by

Tak Ada yang Sempurna

Oleh: Ely Yanto

Kita masyarakat pada umumnya selalu menuntut dan memaksakan apapun kebijakan pemerintah pada ujungnya adalah kebaikan bagi masyarakat luas, tidak perduli bagaimana caranya maupun kendala dilapangan dalam implementasi.

PPKM hanyalah sebuah cara yang digagas agar penyebaran pandemi covid 19 terutama di wilayah Jawa dan Bali bisa terkendali.

Kenapa harus terkendali….????

Karena pandemi covid 19 yg telah berlangsung dari awal tahun 2020 hingga bulan April 2021 sebenarnya telah mulai landai.

Landainya covid 19 tentu harus disyukuri karena bisa mulai mendorong pergerakan ekonomi.
Tapi landainya covid 19 ini tidak serta merta bisa membuat warga bersyukur.

Mereka yg punya agenda politik untuk tetap menurunkan Pak Jokowi ditengah jalan berpikir keras mencari cara agar covid mengganas lagi.

Mudik adalah sarana dan jalan paling pas untuk memprovokasi masyarakat agar melawan aturan yang telah dibuat untuk mudik lebaran.

Dan……. berhasil, kini Indonesia juara dunia dalam kontestasi pandemi covid 19 mengalahkan negara manapun.

Mereka bangga dan berdendang diatas penderitaan anak bangsa nya sendiri.
Suara suara setan begema untuk menurunkan Pak Jokowi yg dituduh gagal menangani pandemi.

Terserah lah mau disebut apa mereka itu.

Maka PPKM adalah cara kompromi pemerintah yang telah menelan biaya ribuan triliun selama pandemi agar negara tidak melakukan kuncian lock down.

Memang tidak ada yang sempurna, kekurangan itupun dijadikan senjata agar masyarakat turun kejalan melawan aparat.

Komandan PPKM, Bapak LBP menyadari itu dan secara ksatria meminta maaf pada masyarakat atas kekurangan nya.

Sangat terhormat pak jika pemimpin masih mau menyadari kekurangan nya daripada selalu mengagulkan diri, sombong dan tidak becus tapi mencitrakan diri mampu.

Semoga saja setelah PPKM ini keadaan lebih terkendali dan membaik.

Negeri ku tercinta tidak tercabik ulah durjana.
Salam NKRI.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed