by

Siapa Mau Kompak Sama Penyangkal Wabah?

Oleh : R Yuli Kristiyanto

Nyuwun pangapunten, pundi kemawon warga Jogja ingkang ngendikanipun “kompak” boten upload berita COVID-19? dalem & kathah rencang tiyang Jogja asli, tetap upload berita COVID-19 kok (Mohon maaf, yang mana saja warga Jogja yang katanya “kompak” tidak upload berita COVID-19? saya dan banyak teman yang orang Jogja asli, tetap akan upload berita COVID-19 kok) Ada yang memprovokasi dengan kalimat bahwa seolah seluruh warga Yogyakarta tidak akan upload berita COVID-19. Warga Yogyakarta yang mana? ngaku-ngaku wae.

Berdalih kedamaian, berdalih kondisi normal, berdalih imunitas, berusaha membungkam mereka yang menyuarakan fakta dan mengingatkan sesama. Tidak akan ada kedamaian, kenormalan atau imunitas yang tercapai dengan menyangkal dan menutup mata pada fakta bahwa wabah COVID-19 itu nyata dan merebak di sekitar kita. Banyak warga Jogja yang menjadi korban COVID-19 dirawat dan jumlahnya terus bertambah karena penularan tidak terkendali. Itu fakta.

Mau menutup mata? mau pura-pura tidak tahu? atau memang tidak peduli dan tidak mau fakta itu diketahui?Banyak warga Jogja yang menjadi korban COVID-19 meninggal dan mereka kesulitan mendapatkan proses pemakaman segera. Mau menutup mata? mau pura-pura tidak tahu? atau memang tidak peduli dan tidak mau fakta itu diketahui?Banyak warga Jogja yang diisolasi di rumah dan membutuhkan bantuan. Itu fakta. Mau menutup mata? mau pura-pura tidak tahu? atau memang tidak peduli dan tidak mau fakta itu diketahui?

Banyak warga Jogja mencari rumah sakit atau donor plasma konvalesen atau obat-obatan atau oksigen. Itu fakta. Mau menutup mata? mau pura-pura tidak tahu? atau memang tidak peduli dan tidak mau fakta itu diketahui? Banyak warga Jogja yang kehilangan pekerjaan karena wabah yang terus tak terkendali dan membutuhkan uluran tangan. Itu fakta. Mau menutup mata? mau pura-pura tidak tahu? atau memang tidak peduli dan tidak mau fakta itu diketahui?

Banyak warga Jogja masih abai atau kadang lupa menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Itu fakta. Mau menutup mata? mau pura-pura tidak tahu? atau memang tidak peduli dan tidak mau fakta itu diketahui? Kalau memang anda mau kompak bersama penyangkal wabah dan orang yang tidak mau peduli dan mengingatkan sesamanya, sumonggo. Tapi kami tetap akan menyuarakan fakta COVID-19 sesungguhnya. Fakta dan kebenaran itu tidak akan bisa dibungkam.

Mari dukung Humas Pemda DIY, Dinkes DI Yogyakarta, Dinkes Sleman, Pusdalops BPBD DIY, dan elemen pemerintah lain menanggulangi wabah. Guyub rukun saling menjaga dan mengingatkan. #Yogyakarta#YogyakartaKompakUpdateCOVID19

Sumber : Status Facebook R Yuli Kristyanto

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed