by

Pemimpin, Moral dan Etika

Oleh : Ronny Leung

Gaya kepemimpinan itu macam2, berdasarkan ilmu psikologi sifat dasar manusia dibagi kholerik (tegas), sanguinis (humoris), phlegmatis (pendiam) & melankolis (perasaan). Saya bekerja 20 tahun lebih sebagai salesman, supervisor, kacab, marketing manager sampai dengan konsultan juga punya pimpinan berbagai macam gaya, ada yang tegas dan keras, ada yang santai tapi tugas wajib selesai sesuai tenggat, ada yang humoris membumi, ada yang jaga image dan lain-lain tapi yang penting goal & ada standar moral & etika shg sisi teladannya ada.

Saya beri perumpamaan begini, meskipun anda fans Cristiano Ronaldo, atau Lionel Messi, atau Zinedine Zidane tapi anda tidak bisa mengharapkan semua orang sesuai dengan harapan anda, setangguh Ronaldo, seunik Messi atau sejenius Zidane, apalagi pimpinan anda, you must addapt, anda yang harus beradaptasi dengan gaya pimpinanmu. Sebenarnya kepemimpinan dalam kerja itu sederhana, bila anda bisa membantu atasanmu mencapai tugasnya atau anda berhasil menutup kekurangan teammu itu berarti anda berhasil dlm kerja.

Peminpin harus ambisius, karena dia dibebani target, ekspektasi yang diharapkan pada dia, itu kenapa dia harus jadi contoh bawahan & teamnya bekerja. Anda mungkin senang terhadap gaya memimpin Jokowi yang kalem tapi kerja keras, atau yang keras seperti Ahok, atau yang tidak segan turun ke bawah seperti Risma itu semua nilai positif & negatif pemimpin. Kalau saya jangan sampai anda terhambat, anda harus punya standar sendiri bagaimana berpikir, bagaimana hidup, bagaimana bekerja dll jangan sampai anda bekerja terhambat etos kerja orang lain, dan bekerjalah dengan penuh integritas.

Beda dengan pemimpin politik, karena pemimpin politik dipilih oleh rakyat, pemimpin politik itu pengemban amanat rakyat buat saya harus punya standar moral & etika. Orang yang punya rekam jejak menghalalkan adu domba SARA, orang yang menghalalkan segala cara, orang yang tidak punya malu, tidak punya standar moral & etika yang baik biasanya hasil kerjanya juga mengikuti. Itu yang saya pikirkan.

Bagaimana dengan anda?

Sumber : Status Facebook Ronny Leung

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed