by

Nama-Nama Dibalik P(L)andemik

Oleh : Fadly Abu Zayyan

Seorang kawan bertanya perihal status pendek yang saya unggah di Bulan Juni lalu. “Sepertinya Akan Datang Agustus Yang Bagus Dan September Ceria”. Apakah ini ada hubungannya dengan Pandemik? Mengingat angkanya yang terus melandai di Bulan Agustus ini. Berarti sebenarnya saya tahu tanda-tanda Pandemik ini akan berakhir?

Saya menjawabnya dengan analogi. Ini mirip jika kita bicara Bencana Kebakaran Hutan. Bisa saja muncul dua hipotesa berbeda yang sama benar. Ada yang mengatakan karena cuaca yang terlalu panas dan menyebabkan gesekan antar daun atau ranting kering dapat memicu api. Adapula yang mengatakan konspirasi tangan kotor pengusaha perkebunan yang akan membuka lahan baru dengan cara membakar hutan.

Dua hipotesa yang sama benarnya itu bisa akan saling menguatkan kebenarannya jika dipadukan. Yaitu Kebakaran Hutan disebabkan oleh tangan kotor manusia yang memanfaatkan kondisi alam (cuaca panas).Itulah mengapa pada tulisan sebelumnya yang berjudul “Tuan Yang Merasa Tuhan” telah saya ulas adanya Invisible Hand dibalik Pandemik ini. Saya menyebut adanya keterlibatan BlackRock sebagai investor. Dimana tahun 2014 telah membeli saham Pfizer dan Astra Zeneca yang di kemudian hari menjadi produsen vaksin.

Lalu tahun berikutnya mendaftarkan paten system dan metode testing Covid-19, serta berlanjut pada RUU penanganan Coronavirus oleh Kongres Amerika Serikat di awal 2019. Semua rangkaian ini dilakukan sebelum terjadinya Pandemik .https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1368007523593105&id=100011516113440 Jika mengacu pada analogi Bencana Kebakaran Hutan dan keterkaitan BlackRock adalah tangan kotor pengusaha, lalu faktor alamiahnya dimana? Sebagaimana dulu juga sudah pernah saya bahas, bahwa saat ini sedang terjadi formasi kosmis yang menyebabkan kerentanan kondisi kesehatan manusia. Dan kondisi ini dimanfaatkan dengan mengutak-atik “barang lama” bernama Coronavirus yang mudah menginfeksi dan menular seolah-olah menjadi varian virus baru melalui Bioteknologi CRISPR (edit DNA/RNA) sehingga Antibodi tidak mengenalinya dan menimbulkan gejala berat.

Kalau begitu, berarti BlackRock tahu tentang formasi kosmis? Bukankah ia Lembaga Investasi dan bukan Lembaga Antariksa? Yang tidak banyak publik tahu adalah nama Edmond de Rothschild sebagai pemilik BlackRock. Dan ada juga nama Lynn Rothschild sebagai pejabat di NASA. Nah lo!Lynn Justine Rothschild adalah ahli Biologi Evolusi, Astrobiolog dan Eksplorasi Luar Angkasa di Pusat Penelitian Ames NASA. Ia juga Profesor konsultan di Universitas Stanford dan Brown University.

Di Ames, fokus penelitiannya bagaimana kehidupan, khususnya mikroba yang berevolusi dalam konteks lingkungan fisik, baik di Bumi maupun di luar batas planet kita. Sejak tahun 2007 ia telah mempelajari efek radiasi UV pada sintesis DNA, metabolisme karbon, dan perbaikan mutasi/DNA. Saat ini dia adalah penyelidik utama dari muatan biologi sintetis pada misi satelit yang akan datang.Jadi, selain ahli formasi Tata Surya, Lynn Justine Rothschild juga ahli mikrobiologi (termasuk virus) yang eksistensinya terpengaruh Formasi Kosmis. Sementara keluarganya, Edmond de Rothschild memiliki sumber daya (baca: dana) “tak terbatas”. Hmm.., kini makin jelas dimana peran mereka kan? Ah, Teori Konspirasi!Sumber: SILIT (Saluran Internasional Langsung Ilmu Telepati) 😎*Bersambung*FAZ*#SILIT

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed