Mengapa E KTP Indonesia Belum Bisa Jadi Kartu Sakti

Operator:”Total semua Rp. 290.000,-“

Konsumen: “Boleh saya bayar dengan Credit Card?”

Operator:”Bapak harus bayar cash, kartu kredit Bapak tampaknya sudah over limit dan Bapak masih punya utang di bank sebesar Rp. 5.350.000,- sejak bulan Juni tahun lalu, itu belum termasuk denda tunggakan kredit mobil Bapak.”

Konsumen: “Ya sudah kalo begitu, saya ke ATM dulu ambil uang sebelum tukang antar pizza datang.”

Operator: “Dari data Bapak, sepertinya itu juga nggak bisa Pak. Record Bapak menunjukkan bahwa batas penarikan uang di ATM Bapak sudah habis untuk hari ini.”

Konsumen: “Busyet…! Sudahlah anterin aja pizzanya ke sini, saya akan bayar cash disini, dan berapa lama pizza diantar sampai ke rumah?”

Operator: “Sekitar 45 menit Pak karena jalanan tampaknya sedang padat. Tapi kalo Bapak tidak mau menunggu, Bapak bisa mengambilnya sendiri dengan motor bebek butut Bapak.”

Konsumen: “Waduuuuuh kurang ajar si Mbak menghina!”

Operator: “Di data terlihat Bapak memiliki motor bebek tahun 1995 dengan Nomor Polisi B-217-AN. Betul kan, Pak?”

Konsumen: “Sialan…nggak sopan loe buka-buka record gw, kamu blom pernah ngerasain ditonjok ya?”

Operator: “Oh hati-hati dan jaga ucapan Bapak. Apa Bapak lupa pada 15 Mei 2010 Bapak pernah di bui 3 bulan karena mengucapkan kata-kata kotor pada polisi?”

Konsumen: “Bujug buneng nih manusia satu!”

Operator: ” Ada yang lain Pak?”, oh ya pak….Bapak kemaren di luar kota ada urusan dengan KUA ya, karena di data Bapak sudah tercatat di 3 KUA, apakah ibu di rumah sudah tau ?

Konsumen: “Kaga ada. Batalin aja pesanan gw…!!!” Dan awassss jangan bilang istri gua yang terakhir ya….

Satu Kartu Untuk Semua Masalah Pribadi Anda.

Sumber : Status Facebook Munifah

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *