by

Jangan Terkecoh dengan Jokowi “Endorse”

Oleh : Satria Bagus

Tulisan ini adalah sambungan dari opini saya tentang belum adanya tanda-tanda hilal dari PDIP untuk Ganjar Pranowo.

Kedekatan Presiden Jokowi dengan beberapa tokoh menteri dan juga gubernur Jateng Ganjar Pranowo selalu dikaitkan dengan istilah “endorse” presiden kepada mereka.

Berita yang paling santer adalah seringnya kebersamaan pak Jokowi bersama pak Ganjar. Keduanya sering bertemu di beberapa kesempatan sehingga masyarakat meyakini Ganjar lah yang akan beliau ENDORSE untuk dicalonkan sebagai calon presiden di pilpres 2024 nanti.

Saya tidak pernah meragukan kedekatan pak Jokowi dengan bu Mega. Pak Jokowi menganggap bu Mega adalah kakak yang sangat beliau hormati sekaligus ibarat ibu kandung dan mentor politiknya. Apa yang diminta pak Jokowi semua diluluskan oleh bu Mega, sehingga tidak heran bila dua putra presiden begitu mudah mendapatkan golden tiket dari PDIP dan menjadi orang nomor satu di Solo dan Medan.

Dari ilustrasi inilah saya berpikir rasional dan kritis bahwa ENDORSE pak Jokowi suatu saat nanti tidak akan ada artinya saat titah bu Mega meminta pak Jokowi untuk membawa gerbong pendukungnya mendukung nama capres yang diinginkan sang kakak.

“Dik, aku wis bantu dik Joko…

“Solo karo Medan wis tak wenehke…”

“Opo meneh mengko 2024, DKI 1 opo Jateng 1, Karo Sumut 1, mesti yo tak wenehke dik Joko…” Tapi ono syarate..!!!”

“Sak iki aku genti njaluk bantuan dik Joko, genti bantu aku, dukung keputusanku”

Sumber : Status Facebook Satria Bagus

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed