by

Iqra, Jangan Mau Dibohongi

Mereka hanya ingin hutang Prabowo senilai Rp 14 triliun kepada 143 kreditor dapat di lunasi sebelum jatuh tempo tahun 2028.

Mereka hanya inginkan agar HRS kasus yang melilitnya di SP3.

Mereka inginkan agar kasus pencucian uang Bachtiar Nashir dihentikan oleh Polri.

Mereka inginkan agar UU Ormas di cabut dan memberikan ruang kepada HTI untuk hidup lagi.

Mereka inginkan agar Wagub DKI diberikan kepada Gerindra, bukan kepada PKS.

Mereka berharap agar putra putri Amin Rais ada yang jadi Menteri.

Mereka sangat paham sekali. Sangat paham bahwa rakyat awam dan kaum intelektual MABOK AGAMA mudah dijadikan kayu bakar agar api membesar. Tidak ada pesan agama sesungguhnya yang diperjuangkan. Ini semua berhubungan dengan SYAHWAT DUNIA. Berhubungan dengan money dan money. Cari perhatian kedalam beresiko. Ditempuh cari perhatian keluar negri. Berharap agar para konglomerat financial yang memegang urang haram mereka dapat menggunakan akses politik AS dan Eropa menekan pemerintah Indonesia. Agar uang haram tetap aman dan mereka tetap bebas menikmati uang itu secara bebas selama hayat dikandung badan.

Mereka paham, sangat paham. Kemenangan adalah ketidak mungkinan namun target kompromi harus dicapai. Namun sampai detik ini, bukannya Jokowi tidak paham keinginan mereka. Tapi karena Jokowi tidak tahu bagaimana mengkhianati Hukum dan UU. Mengapa ? karena Jokowi tidak punya pengalaman melakukan konspirasi politik untuk kepentingan elite. Tidak paham memadamkan api dengan memukul kecuali menyiram dengan air. Para dosen, pegawai, rakyat kecil, emak emak yang jadi kayu bakar tidak akan diculik atau di bunuh tetapi dimandikan dengan air di lembaga pemasyarakatan agar mereka jadi orang sholeh. Kembali kepada ibu pertiwi dalam sebaik baiknya warga negara. Sudahlah.., akhiri membodohi rakyat.

Sumber : Status Facebook Eva Rahma Sabila

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed