Oleh : Iwan
“Dengan mudah dapat diketahui siapa yang akan maju, dengan mudah pula dapat diketahui siapa yang akan runtuh.”Dia yang mencintai KEBENARAN (dhamma) akan maju, dia yang tidak mencintai KEBENARAN (dhamma) akan runtuh – inilah penyebab keruntuhan seseorang.
Dia yang senang berteman dengan orang dungu, tidak akan suka bergaul dengan orang yang luhur; dia lebih menyukai ajaran dari orang dungu itu –inilah penyebab keruntuhan seseorang. Suka tidur, malas, bicara kasar, berbohong dan mudah marah –inilah penyebab keruntuhan seseorang. Dia yang walaupun kaya namun tidak menyokong ayah ibunya yang sudah tua dan lemah –inilah penyebab keruntuhan seseorang. Dia yang menipu kepercayaan orang lain, dengan menyamar sebagai petapa atau orang suci –inilah penyebab keruntuhan seseorang.
Walaupun memiliki harta dan kekayaan berlimpah, namun dia menikmati semua itu sendirian –inilah penyebab keruntuhan seseorang. Menjadi sombong karena keturunan, kekayaan, atau lingkungannya, serta memandang rendah orang-orang lain dan sanak-keluarganya –inilah penyebab keruntuhan seseorang. Senang bermain perempuan, mabuk-mabukan, berjudi, dan menghambur-hamburkan harta yang telah diperolehnya –inilah penyebab keruntuhan seseorang.
Tidak puas dengan istrinya sendiri dan terlihat bersama pelacur atau wanita lain –inilah penyebab keruntuhan seseorang. Setelah melewati masa muda, lalu memperistri lagi orang yang masih muda, kemudian batinnya gelisah karena merasa cemburu –inilah penyebab keruntuhan seseorang. Mempercayai dan memberi kekuasaan pada wanita yang suka mabuk, berjudi dan menghambur-hamburkan uang, atau pada laki-laki yang berperilaku seperti itu, inilah penyebab keruntuhan seseorang.
Memiliki ambisi membara dan ingin memimpin namun tak memiliki kemampuan memadai, yang ingin mengejar kekuasaan atau ingin menguasai harta milik orang lain –inilah penyebab keruntuhan seseorang. Dengan merenungkan secara mendalam semua penyebab keruntuhan di dunia ini, maka orang bijak yang memiliki pandangan terang akan menikmati kegembiraan di alam bahagia.
Sumber : Status Facebook Iwan











Comment