by

Generasi Baru Miliarder

Oleh : Lutfi Assyaukanie

Ada dua jenis perdagangan yang bisa dilakukan siapa saja yang ingin kaya. Keduanya bisa dilakukan dengan mudah, tak perlu banyak modal. Hanya perlu sedikit ilmu dan ketekunan. Pertama, jualan online di toko-toko yang disediakan marketplace besar, seperti Tokopedia dan Bukalapak. Kedua, berdagang saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), lewat beberapa sekuritas yang sudah onlineDalam dua tahun terakhir, platform marketplace mengalami peningkatan pengguna. Jumlah pedagang dan pembeli di Tokopedia dan Bukalapak melonjak tinggi, utamanya akibat aturan karantina selama pandemi.

Orang yang sebelumnya tak pernah belanja via internet dipaksa belajar dan mencoba bertransaksi. Awalnya khawatir, tapi lama-kelamaan, setelah mengalami betapa mudah dan amannya transaksi di internet, mereka ketagihan. Jumlah pengguna baru melonjak hingga tiga kali lipat, meramaikan traffic toko-toko online. Bukalapak dan marketplace lainnya menuai panen. Mereka mendapat revenue berkali lipat dibanding sebelum pandemi.

Bagi mereka, pandemi adalah berkah. Tanggal 6 Agustus depan, Bukalapak bakal melantai di bursa, dengan target dana 21 triliun. Ini adalah IPO terbesar sepanjang sejarah bursa efek Indonesia berdiri. Lewat mega-merger, Gojek dan Tokopedia bakal menyusul go public. Target dana yang akan didapatkannya direncanakan dua kali lipat Bukalapak. BEI akan memulai sejarah baru. Jika selama ini bursa didominasi sektor perbankan dan komoditas, ke depan emiten-emiten teknologi bakal mendominasi pasar.

Saya senang sekali mengikuti perkembangan menggairahkan ini. Trading dan investing di BEI akan tambah semarak. Jumlah investor mengalami lonjakan yang mencengangkan. Selama pandemi, kenaikannya hampir tiga kali lipat dibanding sebelum pandemi. Sekarang jumlah investor di BEI lebih dari lima juta orang. Angka ini masih kecil jika melihat penduduk Indonesia yang besar. Tapi, angka ini jauh lebih menarik ketimbang sebelum pandemi. Menjadi investor atau trader di bursa efek adalah cara kedua menjadi kaya. Kuncinya adalah pengetahuan dan kesabaran. Sebagian orang yang berdagang di pasar modal, gagal. Umumnya karena tak punya ilmu dan tak pandai mengontrol diri. Trader yang berhasil adalah mereka yang tahu kapan waktunya beli dan kapan saatnya jual. 50 orang terkaya di dunia, dan juga di Indonesia, meraih kekayaan mereka lewat keajaiban pasar ini. Kita berharap akan lahir generasi baru, anak-anak muda, yang kaya dari pasar modal.Mudah-mudahan, Anda salah satunya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed