by

Gawat Darurat Pelecehan Siswa

Oleh : Eddy Trenggono

Peristiwa pemerkosaan /pelecehan kepada para Santriwati sudah “lampu merah “. Berkali kali terjadi di berbagai daerah.

Peristiwa yang menghebohkan terjadi di Bandung Cibiru tahun 2021 dan ternyata sudah terjadi sejak 2016. Kemudian ada peristiwa di Jawa Timur, dan beberapa kota lain, terakhir baru baru ini diDepok.

Ternyata peristiwa yang mirip dan sejenis juga terjadi pada lembga pendidikan /asrama agama agama lain.

Modus peristiwa, pelaku dan korban relatif mirip.

Sudah saatnya Kemenag / MUI / Organisasi keagamaan , dan para wakil rakyat di DPR dan DPRD harus segera turun tangan melakukan tindakan drastis , sistimatis dan Preventif agar tidak terjadi lagi peristiwa peristiwa ini yang malah berpotensi mencoreng nama agama.

Saya tidak tahu pihak mana yang seharusnya paling bertanggung jawab dan paling berwenang.

Kasihan para korban biasanya para remaja putri anak Yatim piatu atau dari kalangan ekonomi bawah.

Jika mengacu pada fakta fakta yang terjadi peristiwa pelecehan /pencabulan /pemerkosaan ini juga terjadi pada lembaga pendidikan atau lembaga semua agama.

Jadi inti masalah adalah jika anak anak remaja yang masih polos dan tidak berdaya berada dibawah kekuasaan atau kendali orang orang dewasa yang bejat , dan lingkungan nya bersifat eksklusif /tertutup dari akses masyarakat, dan orang orang dewasa itu seolah punya legitimasi dan power, maka potensi terjadinya pelecehan dan pemerkosaan akan besar..

Kebijakan dan Peraturan nyata utk preventif sangat

penting, urgent dan emergency.

Jangan beri kesempatan para serigala sex memangsa para korban yang tidak berdaya dan berlindung sembunyi dibalik jabatan dan dinding lembaga lembaga pendidikan/pengasuham agama.

Sumber : Status Facebook Eddy Trenggono

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed