Oleh : Budi Santosa Purwokartiko
Ada teman yang rajin puasa Water Fasting(WF), nggak makan apa2 kecuali minum air putih. Ini dilakukan untuk tujuan kesehatan. Ada yangg 24 jam, 48 jam , ada pula yang 72 jam. Pernah ada yang 2 minggu, dan ternyata kuat. Konon malah ada tahanan Uni Sovyet yang ditahan 1 bulan cuma dikasih minum air putih, keluar tahanan bukannya sakit, malah nampak segar dan muda. Kok bisa?
Saat kita tidak makan apa-apa, (kecuali minum), sel2 tubuh justru akan tumbuh pesat menggantikan sel-sel tua atau membunuh sel-sel yang merusak (maaf saya tidak tahu peris detilnya, tapi kira-kira begitu prosesnya). Sehingga kita seperti mengalami proses peremajaan.Untuk menjalani WF perlu latihan intermittent fasting dulu, puasa 18 jam atau puasa 16 jam agar badan terlatih. Ada juga yang biasa keto akan ringan menjalani WF.Orang Jawa dulu ada yang menjalani puasa Ngebleng, 3 hari 3 malam tidak makan apa-apa, mengurangi tidur dan menyepi.
Secara kesehatan bagus, mirip WF. Cuma dalam ngebleng dilarang minum. Ini katanya yang berbahaya dari sisi kesehatan. Tapi orang Jawa dulu kuat menjalani. Mereka yang rajin ngebleng, ngrowot(tidak makan nasi,makan umbi2an), mutih( nggak makan apa saja kecuali nasi putih dan air putih) biasanya juga akan bagus kesehatannya, panjang umur.Kalau digali memang ada alasan pembenaran secara ilmiah. Generasi muda sering menganggap itu klenik,berkaitan dengan pencarian ilmu hitam dst.
Semakin jarang dilakukan oleh orang2 sekarang. Orang Jawa punya kebiasaan hidup yang bagus meski sering dikritik/diremehkan oleh orang Jawa sendiri. Yang jelas nenek moyang kita menjalani itu tidak ngawur, ada ilmunya. Bukan ilmu jare tapi memang dari amalan. Kalau saya bukan meremehkan, tapi nggak kuat….
Sumber : Status Facebook Budi Santosa Purwokartiko











Comment