Oleh : Munawar Khalil
Sebenarnya kita tidak setuju jika agama itu dikaitkan dengan tingkat moralitas atau misalkan diarahkan kepada oknum ketika terjadi suatu tindakan kejahatan. Kalo mau jujur, di semua agama memang ada kok oknum, dan itu bukan domain satu agama saja. Yang jadi persoalan itu, berapa sih persentase agama yang dijadikan alat atau topeng untuk mencapai suatu tujuan tertentu di dunia ini dalam rangka melengkapi piramida kebutuhan seperti yang digambarkan oleh Maslow?
Maksudnya begini, bisa nggak semua orang itu mengejar apapun di dunia ini termasuk dengan cara jahat sekalipun, tapi syaratnya cuman satu; jangan bawa-bawa agama atau atas nama agama. Masalahnya di mana? Karena kalo si oknum salah jalan, yang kena dampak itu pasti agamanya.Nah indeks beberapa riset di bawah ini menggambarkan betapa masuk akalnya hal-hal tersebut terjadi.
Kenapa? Ya karena agama itu memang menjadi alat yang paling mudah dan murah untuk menipu jamaah. Bahwa ketika orang sudah berbicara agama, simbolnya adalah ketulusan dan kesucian. Korelasi antara agama dengan moralitas, agama dengan literasi, agama dengan harapan hidup, agama dengan kebahagiaan, agama dengan korupsi, agama dengan kejahatan, agama dengan penghasilan/pendapatan, menunjukkan flowchart yang membuat kita sesak ketika bernafas.
Sumber : Status Facebook Munawar Khalil











Comment