by

Belajarlah Pada Megawati Soekarno Putri

Negara berhutang itu wajar, dan harus dibayar. Asalkan untuk masa depan anak cucu kita yang bahagia dan sejahtera.

Bukannya negara berhutang, tetapi masuk kekantong pribadi dan para kroni-kroninya.
Hutang 5.000 yang diberikan ke rakyat cuma 500perak. Selebihnya disikat sendiri.
Itu baru namanya hutang negara yang tidak benar!!!.
Paham???.

Jadi jangan cengeng, kalau kita benar. Buktikan kebenaran kita. Seperti Ibu Megawati Soekarno Putra. Sebab orang benar pastinya Tuhan sendiri yang akan membelanya.
Wahai seluruh rakyat Indonesia.
Sadarlah kita semua, dan menjadi cerdaslah.
Masa depan anak cucu kita ada dikedaulatan kita semua. Kita sendirilah yang menentukan nasib dan masa depan anak cucu kita. 

Bukan orang arab, bukan orang cina, bukan orang barat. Setoplah menyalah-nyalahkan bangsa lain.
Kitalah yang mengatur diri kita sendiri. Bukan bangsa asing.
Pilihlah pemimpin kalian yang bisa dipercaya. Bukan pemimpin karena duit, hadiah dan janji-janji tinggal janji, bulan madu hanya mimpi.

Jangan terpedaya dengan kata-kata sorga. Peganglah teguh keyakinan kalian masing-masing. Jangan saling mengurusi agama orang lain. Dan juga jangan mabuk agama. Sebab sehebat apapun kepintaran kita soal agama, perbuatan dan hati kitalah masing-masing yang menyelamatkan kita. Bukan karena agamanya.
Nabi saja belum tentu masuk sorga!!!. Sebab kita sendiri yang masih didunia ini, belum pernah pergi kesorga. Jadi kita semua tidak tahu apakah nabi-nabi ada disurga atau tidak.

Setoplah saling menyalahkan dan saling mengoreksi. Ketahuilah hanya orang-orang yang hatinya jahatlah yang suka mengkritik, mencari-cari kesalahan orang lain, dan yang suka menghakimi orang lain. 
Kita semua tidak ada yang sudah kudus, sudah suci dan sudah benar. Siapakah satupun diantara kita yang menganggap dirinya tidak pernah punya salah?, tidak pernah punya dosa?, tidak pernah punya borok dan kejahatan?.
Orang bisa ngomong ini dan ngomong itu. Tetapi dirinya tidak sadar, bahwa ia hanyalah manusia. Yang pastinya bisa saja berbuat salah!.

Kerenanya janganlah munafik!. Jangan suka menghakimi orang dengan prinsip-prinsip kita sendiri. Sebab setiap manusia mempunyai hak dan tanggung jawab sendiri-sendiri kepada Tuhannya. Setiap jalan hidup manusia itu berbeda-beda. Jadi kalau kita jualan obat, jangan paksakan semua orang jualan obat atau minum obat hanya dari obat kita. Kalau ada orang jualan sayur, jangan paksakan orang lain juga jualan sayur, atau membeli sayur dari kita saja. Itu namanya egois. Tuhan tidak pernah mengajarkan manusia untuk tamak dan egois. Itu hanya ajaran iblis dan jin-jin. Percayalah!!!

Jangan sok kelihatan paling beragama, padahal hati dan perbuatan penuh ulat bulu dan belatung.
Masakah hal-hal yang menjijikan kita biarkan, kita pelihara, dan kita kembang biakkan didalam hati kita. Katanya orang paling beragama???.
Sumber : Status facebook Saud hasiholan Napitupulu

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed