by

Bahasa Inggris Jokowi

Para alumni AKI tidak mau tahu bagaimana Presiden Jokowi guyon gayeng ketawa-ketiwi dengan beberapa pemimpin negara terkuat di dunia. Mereka sirik mengakui bagaimana Jokowi bisa asyik bercanda ria dengan Ivanka Trump putri Presiden Donald Trump. Mereka juga ogah mengakui bagaimana PM Kanada Justin Trudeau dan Presiden Perancis Emmanuel Macron tertawa terbahak-bahak mendengar guyonan dari Jokowi. Mungkin mereka pikir semua itu dilakukan Jokowi dengan menggunakan bahasa Jawa atau bahasa Indonesia. Hmmm…memang harus diakui kebencian akut membuat otak mereka bengkok permanen.

Saya haqul yaqin kemampuan berbahasa Inggris Presiden Jokowi jauh lebih keren dibanding mereka sebagian besar alumi AKI tersebut. Bahkan dibandingkan dengan Emha Ainun Najib yang telah menghina Jokowi pun, kemampuan berbahasa Inggris Presiden Jokowi pasti lebih baik. 

Perlukah kemampuan bahasa Inggris bagi seorang kepala negara ? Menurut saya bisa perlu dan bisa tidak terlalu perlu. Soeharto yang kemampuan bahasa Inggrisnya minim, bisa jadi Presiden Indonesia selama 32 tahun. Presiden China Xi Jinping tidak bisa bahasa Inggris tapi bisa menjadi pemimpin negara yang paling ditakuti Amerika. PM Jepang Shinzo Abe selalu menggunakan bahasa Jepang, tapi tetap saja disegani dunia. 

Sebaliknya SBY yang katanya kemampuan bahasa Inggrisnya baik tapi karena kekakuan- nya dia tidak bisa membuat pemimpin dunia terbahak-bahak. Prabowo Subianto yang katanya jago bahasa Inggris, tetap saja terpuruk tidak pernah bisa jadi Presiden Indonesia sampai kapanpun. Lalu salah Jokowi apa ? TIDAK ADA YANG SALAH dengan kemampuan berbahasa Presiden Jokowi. Yang salah adalah otak konslet para alumni AKI. 

So, semakin mereka mengolok-olok Presiden Jokowi, semakin vulgar pula mereka memamerkan kebodohan mereka sendiri. Dan sekuat apapun mereka menghina Presiden Jokowi, tidak akan mengubah apapun. Mereka tetap saja akan menahan perih menyaksikan Jokowi menjadi Presiden Indonesia sampai Oktober 2024. Dan saya yakin hal itu akan membuat mereka cacat otak dan hati secara permanen. 

Emang enak jadi bagian dari kelompok yang kalah melulu…..eeeaaa

 

(Sumber: Faebook Rudi S kamri)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed