Oleh : Asrof Husin
Jika agama dibawa keranah politik, agama dipolitisasi, maka kemanusiaan akan menjauh bahkan kemanusiaan bisa mati, maka jangan harap agama akan membangun peradaban, tetapi yang dibangun adalah kebiadaban.
Jika agama dibawa keranah politik, agama dipolitisasi, Tuhan diperalat, ayat suci dipelintir, lalu sebarkan wajib negara agama/khilafah karena itulah perintah Tuhan dan yang menentang adalah kafir dan halal darahnya. Lakukan pemberontakan, angkat senjata, banjir darah. Maka jangan harap agama akan membangun peradaban, tetapi yang dibangun adalah kebiadaban.
Jika agama dipakai untuk menjadi alasan menindas perempuan, mendiskriminasi perempuan, dibuatlah hukum atas nama agama hanya untuk super menindas dan mendiskriminasi perempuan, maka jangan harap agama akan membangun peradaban, tetapi yang dibangun adalah kebiadaban.
Jika agama menjauhi ilmu pengetahuan, bahkan memusuhi ilmu pengetahuan, karena satu2nya yang paling penting hanya agama, hanya ritual semata, hanya menyembah Tuhan dengan tujuan surga, yang akhirnya terciptalah kebodohan berjamaah dan kebodohan bisa menciptakan kebiadaban.
Maka jangan harap agama akan membangun peradaban, tetapi yang dibangun adalah kebiadaban.
Jika beragama akal sehat dibuang, beragama dengan sangat keras, sangat kaku, merasa yg paling benar dan intoleran, gemar kekerasan sebarkan ketakutan, sebarkan radikalisme, benci agama lain, melarang pendirian rumah ibadah agama lain, maka jangan harap agama akan membangun peradaban, tetapi yang dibangun adalah kebiadaban.
Jika beragama benci akan perbedaan dan keberagaman, benci budaya asli bangsa sendiri dengan alasan bid’ah, syirik, musyrik dan haram, benci negara sendiri dengan alasan negara thogut karena bukan negara agama dengan syariat agama, maka jangan harap agama akan membangun peradaban, tetapi yang dibangun adalah kebiadaban.
Jika beragama hanya sibuk dan ributkan kulitnya saja, seperti : jilbab, celana cingkrang, jenggot, dll. Sibuk bertengkar akan perbedaan paham bahwa Kamilah yg paling benar, sedangkan hakikat terlupakan, sehari2 hanya sibuk ngomong agama sedangkan ilmu pengetahuan dipinggirkan, maka dipastikan tidak akan bisa membangun peradaban.
Jika beragama tetapi tidak bisa menciptakan kedamaian dan menghargai kemanusiaan, maka dipastikan yang akan dibangun adalah kebiadaban.
Sumber : Status Facebook Asrof Husin











Comment