zakir naik
Tuan Zakir, Agama Bukan Pertarungan
Tapi sekali lagi, melihat Zakir naik saya seperti melihat wajah sendiri. Sorak kemenangan setelah mengalahkan, kepuasan menundukan menjadi ekstase , orgasme syahwat keegoan. Sialnya, saya tidak sendiri, Zakir naik adalah idola. Riuh tepuk dan peluk kebanggaan menyambutnya di negeri ini. Mendadak kita menjadi bangsa yang begitu miskin, hingga seorang dai pun kita mengimpornya. Cadangan ulama kita seperti habis hingga harus mendatangkan dari jauh.
Habib Rizieq dan Zakir Naik Enggan Pulang ke Negaranya
Zakir Naik juga enggan Pulang
Dr Zakir Naik yang dikenal sebagai pendakwah kontroversial enggan kembali ke India untuk menjalani penyelidikan terkait dugaan terorisme. Bahkan ia terang-terangan mengakui, dirinya takut disiksa jika balik ke sana. Demikian seperti diwartakan kembali dari Tempo, Kamis (2/4/2017).
Saya, Zakir Naik dan Perbandingan Agama
Bedanya saya dengan Dr. Zakir Naik, saya pada porsi saya. Yang saya keluarkan kalau pakai dalil agama, ya ayat Al-Quran dan hadist. Itu juga kalau memerlukan tafsir, saya nggak main tafsir sendiri. Begitu pula kawan diskusi saya, yang Kristen dan Katholik ya keluarkannya ayat Alkitab dan jika perlu tafsirannya. Tidak pernah kami 'melanggar batas' dengan bawa-bawa ayat agama lain dengan tafsir serampangan.
Apa yang Terjadi Kalau Umat Agama Lain Menyerang Islam dengan Cara Zakir Naik?
Zakir Naik, Terduga Kasus Teror di Negara Asalnya & Jadi Ancaman Nasional di Malaysia
Sebanyak 37 properti Zakir telah diidentifikasi, sebagian besar dinilai NIA mencurigakan.
Sementara itu, aparat India juga yakin dapat menyeret Zakir ke pengadilan karena ada sejumlah aliran dana mencurigakan ke sejumlah bisnisnya, terutama Harmony Media Pvt Ltd. Di perusahaan itu, Zakir dan istrinya menjadi direktur selama beberapa tahun terakhir.
Zakir Naik, Ulama yang Tak Bisa Bahasa Arab
Konser Zakir Naik
Kalian mendengar Zakir Naik hanya supaya bisa tidur nyenyak, berselimut keimanan kalian sambil mentertawakan kesesatan keimanan umat lain. Kalian tidak pernah berpikir bagaimana kalian juga sesat di mata keimanan orang lain. Lalu kalian bangga, sezalim-zalimnya kalian tapi tetap masuk surga asal beriman. Surga mana ? Jika surga yang dimaksudkan itu disaat batang Zakar Naik, itu betul
Zakir Naik dan Rusaknya Hubungan Sosial Para Mualaf
Dalam perspektif personal, ketika kita meyakini Al Quran, tentu saja otomatis kita tidak berpedoman pada kitab-kitab suci lainnya. Hal yang sama juga dirasakan penganut agama lain. Makanya ketika kitab-kitab suci itu dibanding-bandingkan lalu dijembreng secara terbuka dan serampangan, bukan kebenaran yang hendak dicapai Zakir. Tapi luka yang ditorehkan kepada pengikut agama lain. Yang kitab sucinya dituding sesat. Yang ajarannya dituding menyimpang.









