Untuk diketahui, semenjak Jokowi selesai menjabat walikota, Kota Solo tidak banyak berubah bahkan mengalami kemunduran di berbagai bidang. Wakil Walikota Purnomo yang sudah menjabat selama 7 tahun tidak berhasil membuat Kota Solo menjadi kota yang diidamkan warganya.
Elektabilitas Gibran melesat 55%, sedangkan Purnomo hanya 36%. Padahal selama lima tahun ini Purnomo-lah yang malang melintang di kepemimpinan Pemerintah Kota Solo, bukan Gibran. Jadi kalau warga Solo mayoritas pilih dipimpin Gibran daripada Purnomo, tentu ada alasan yang mendasar.
Copyright © 2020,
