Natal

Namanya Sunandi

Sunandi pun mengalah. Dia rela didandani dan dikeroyok anak-anak yang ribut minta hadiah. Dasarnya dia penyayang, "Kalau hadiahnya habis, kolor gua rela gua gadaikan untuk dituker hadiah.." katanya. 

Kepedean, seakan kolornya laku dijual. Bahkan kalau kolornya dilempar ke atas genteng supaya hujan, hujanpun males datang. 

Dongeng Menjelang Natal

"Engkau kenapa duduk termangu di situ? Wajahmu tampak sedih dan lapar?" perempuan cantik itu bertanya pada lelaki muda.

Lelaki muda terperanjat. Sesaat ia pandang perempuan yang menyapanya. Tapi segera ia menunduk. Hatinya bergetar. Perempuan itu sungguh cantik. Badannya bagus. Susunya juga. Tapi baukankah akan terjadi zinah mata? Apalagi bukan muhrimnya.

"Kenapa menunduk?" perempuan itu bertanya.

Capres Jogetan

Ilustrasi

Sejauh ini tim Jokowi sudah melakukan "tes pasar" dengan membiarkan sang petahana menyebut Sontoloyo dan Genderuwo. Dan daya hantam nya ternyata cukup manjur. Dua kata itu dipakai khalayak medsos untuk menyebut pernyataan dan kelakuan kubu Prabowo yang aneh-aneh. 
Nampaknya jika tidak kepepet banget, tidak ada kata kunci lain yang dikeluarkan untuk mengkonter isu-isu pihak lawan.

Natal, Bencana Dan Fitnah

Ilustrasi

Kubu Prabowo pun sibuk mengklarifikasi apa yang dilakukan oleh Capresnya. Kyai Ma’ruf Amin tak luput kena fitnah keji, video ucapan selamat Natal yang direkamnya malah diedit diganti berkostum sinterklas. Kini pengedit video tersebut sudah diringkus polisi. Terbukti yang melakukannya memang berasal dari kubu Prabowo.

Pages