Menjadi Nahdliyin yang Merdeka dan Idealis
Saya seorang muslim dan dalam beribadah mengikuti amaliah ormas NU secara kultural. Saya bisa dikatakan tetap menjadi manusia merdeka jika tetap menjadi nahdliyin dalam kondisi apapun. Sebaliknya, jika saya tidak lagi menjadi nahdliyin karena tuntunan pekerjaan (misalnya karena bekerja di lembaga milik ormas lain yang menuntut pegawainya untuk mengukuti ormas tersebut), maka saya tidak lagi menjadi manusia merdeka dan idealis, melainkan seorang pragmatis.










