jonru tukang fitnah

Lihat Kemana Jonru Bergerak

Oleh: Denny Siregar
 

Memahami peta politik di luar negeri sejatinya akan menambah pengetahuan terhadap peta politik di Indonesia.

Sejak awal perang Suriah di tahun 2011, dunia terbelah menjadi dua kelompok besar. Blok barat dan blok timur. Blok barat diwakili oleh AS, uni Eropa, Turki dan sebagian negara Arab seperti Saudi dan Qatar.

Sedangkan Timur diwakili Rusia, China, Iran, Suriah dan sebagian negara Amerika latin seperti Venezuela.

Membasmi Jonru

Oleh: Niken Setyawati
 

Sejak sebelum Pilpres 2014, Jonru hadir mendukung salah satu calon presiden, dengan melancarkan dan membangun opini-opini menyesatkan tentang calon yang tidak didukungnya. Dia memutarbalikkan berbagai fakta terkait dengan satu sasaran tembak: Jokowi. Dia  bermain-main di ranah yang sangat sensitif dan sebenarnya sangat tidak pantas dilakukan orang yang punya hati nurani. Isu SARA adalah andalan postingannya.

Ketika Ibu Presiden Jokowi Jadi Sasaran Fitnah Jonru

Oleh: Otto Rajasa
 

Sejak masa pilpres mas lae Jonru sangat getol melancarkan fitnah thd pak Jokowi. Mulai fitnah kristen, Islam palsu, PKI, anak Cina, KTP palsu, surat nikah palsu, dll.

Hingga kini mas lae Jonru menyerang ibu pak Jokowi sebagai ibu palsu.

Jonru Lagi-lagi Sok Tahu, Eh... Ternyata Ngawur, Zakir Naik pun Salat Pakai Kaus Kaki seperti Presiden Jokowi

REDAKSIINDONESIA-Sebuah postingan yang dibuat oleh Jonru kembali menuai kontroversi.

Kali ini,Jonru memposting soal kegiatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melaksanakan Shalat.

Jonru Memfitnah (Lagi), Mendagri Membantah

REDAKSIINDONESIA-Tjahjo Kumolo sudah membantah dan menjelaskan, tidak ada peraturan daerah (Perda) bernuansa syariat Islam yang masuk dalam deregulasi 3.143 perda yang dinilai bermasalah. Semua peraturan yang dibatalkan hanya terkait investasi, retribusi, pelayanan birokrasi dan masalah perizinan.

Jonru Posting Hoax (Lagi) soal Elektabilitas Yusril dan Ahok

REDAKSIINDONESIA-Lewat akun Facebooknya, kader PKS, Jonru, yang dikenal luas netizen sebagai "pakar kelirumologi" (postingannya banyak yang ngawur dan keliru)  kembali membuat postingan yang menampar mukanya sendiri lantaran tanpa malu menyebarkan foto editan palsu dan hoax yang menyebut elektabilitas Yusril Ihza Mahendra tertinggi sedangkan Ahok berada di urutan terakhir dalam sebuah hasil survei.

Pages