Panik Soal Freeport
Padahal sejatinya, pengambil alihan 51 persen saham Freeport adalah goresan tinta emas dalam sejarah Indonesia. Salah urus hingga Freeport menjajah tanah Papua mulai dituntaskan. Yang harusnya disambut dengan bangga dan tepuk tangan meriah. Divestasi itu awal dari perjuangan anak bangsa mengelola tambang untuk kesejahteraan rakyat bukan untuk para juru tadah, preman, broker dan penipu politik yang jadi maling untuk jadi konglomerat.

