Imam Syafi'i pernah berkata: Nanti di akhir zaman akan banyak Ulama yang membingungkan Umat, sehingga Umat bingung memilih mana Ulama Warosatul Anbiya dan mana Ulama Suu' yang menyesatkan Umat.
Jika memang pendapat Imam Syafi’i di Iraq itu karena menyesuaikan dengan kondisi Iraq, kenapa beliau mengharamkan orang memakai pendapatnya yang di Iraq?