Grace Natalie
Grace Natalie "PSI" dan Poligami
Kami PSI, Memilih Merdeka
Mari Tenggelamkan Partai Yang Dukung Perda Syariah
Akhirnya, saya mencintai Sahira, misalnya, karena pertimbangan akal-budi, bukan karena Hukum Kasih. Alkitab, Injil, Yesus, sudah tidak berbekas dalam diri saya. Itu tak bakal keluar dari mulut ketika berbincang dengan Anda. Tapi kalau Anda mengajak saya membincangnya secara khusus dan serius, saya siap.
Kepada Joko Widodo
PSI bersama Anda bersumpah untuk tidak pernah lagi membiarkan penutupan rumah ibadah. Sekaligus dengan itu mereka, dan Anda, diminta untuk mencegah penyalahgunaan keuangan dalam segala bentuk. Grace bahkan menggunakan istilah “tidak satu rupiah pun”, “tidak sepeser pun”.
Tekad itu menjadi harapan serta cita-cita saya bersama jutaan rakyat Indonesia. Namun, ijinkan saya berharap lebih.
Prediksi PSI Di Pemilu 2019
Mereka terperangah dan terpesona ketika menyaksikan ternyata dan terbukti ADA politisi yang lurus dan jujur. Bukan penganut faham Take and Give seperti yang selalu dicanangkan sobat kita Mas **** (sensor) sebagai hal yang lazim di politik untuk meyakinkan bahwa Jokowi itu masih terlalu hijau untuk jadi Presiden RI.
Tetaplah Tersenyum Grace dan Tsamara, Aku Suka Itu
Kemenangan ini menghantarkan si muda Emmanuel Macron bertarung melawan Marine Le Pen. Le Pen, sama seperti Trump, menggunakan isu anti-imigran dan anti-Islam untuk meraup suara orang-orang yang kecewa dengan situasi Prancis. Ceritanya sama seperti di Amerika, mereka merasa imigran mengambil lapangan pekerjaan mereka dan membuat mereka hidup semakin sulit.







