Opini yang Lahir dari Emosi
Apakah opini itu hadir "by design" oleh kelompok tertentu dengan si penulis sebagai pionnya atau semata-mata murni pemikiran pribadi penulisnya, saya tidak tahu, bukan domain saya itu. Saya hanya ingin menunjukkan bahwa sebuah opini ternyata bisa ditulis oleh seseorang menggunakan perasaannya (emosi), bukan dengan pikirannya (logika).










