Eggi Sujana
Nasib Eggi Sujana
Laporan Eggi Sujana Soal Presiden Dan Menkeu Ke KPK Ngawur
Semua laporannya jelas dan transparan. Setiap tahunnya dilaporkan dalam Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP). Dalam dua tahun terakhir ini, LKPP mendapat penilaian hasil audit berupa Wajar Tanpa Pengecualian oleh BPK.
Dan semua alokasi APBN, termasuk utang pemerintah, dilakukan pengajuannya melalui mekanisme UU APBN yang harus disetujui oleh DPR.
Makna Kunjungan Jokowi Ke Afganistan dan Rencana Kepulangan Rizieq
Netizen "Terperosok" Jebakan Karni Ilyas di ILC "212 : Perlukah Reuni"
Level Felix Siaw, Eggi Sujana, Al Khathath Memang Narasi Ustadz Abu Janda dan Deny Siregar
Dan terjadilah yang awam ini ikut-ikutan ngamuk dengan abu janda ( Permadi Heddy Setya ), ada pula yang mengaku paling berjasa dengan NU, padahal dia sendiri tak paham dengan NU. Seolah NU butuh manusia unyu2 yang baru baper overdosis agama ini, yang levelnya baru debat kusir dengan rekan kerja satu PT. Padahal kalau otaknya mau berfikir waras, justru kita-lah yang butuh NU, bukan NU yang butuh kita.
Pembully Denny Siregar Itu Apa Kemampuannya?
Membela Abu Janda dan Publik Speaking Yang Bagus
Orang yang pandai menulis, ternyata belum tentu pandai berbicara. Begitupun sebaliknya, orang yang pandai berbicara, belum tentu pandai menulis. Kita membutuhkan orang-orang moderat yang pandai menulis, sekaligus pandai berbicara. Sebab dakwah Islam dalam konteks sekarang ini mesti bervariasi dan multi-metode.
Memaafkan dan Melupakan
Apa artinya? apapun yang terjadi itu bukanlah antra diri kita dengan orang lain tapi antara kita dengan Tuhan. Kita tidak boleh merubah jalan kebenaran yang ditetapkan oleh Tuhan hanya karena sikap orang lain.Kalau salah maafkan dan jangan ragu untuk memulai lagi agar kita dan dia berubah menjadi lebih baik. Kalau kita menghindarinya karena alasan tidak mempercayainya itu artinya kita tidak berjalan dijalan Tuhan tapi dijalan kita sendiri. Dijalan ego.
Egy, PGI dan Lainnya
Yang kita tahu dan kita harapkan adalah dengan sikap tidak mengeluarkan fatwa atau pendapat, maka PGI. KWI, Walubi dan Parisadha Hindu Darma tetap bisa berdiri netral dan bebas bergerak. Artinya, ormas-ormas ini mempunyai posisi kuat dalam pengambilan kebijakan menyikapi dugaan penistaan agama oleh Egy Sujana. Dengan demikian, posisi politik dan tawar menawar mereka justru akan lebih tinggi dengan siap diam mereka.










