Teori Tangkap Hujan Gagal, Banjir Jakarta Semakin Brutal
Sejatinya teori "tangkap hujan" Muslim Muin tidak jelek-jelek amat. Cuma salah waktu saja. Kalau teori Muslim Muin ini diterapkan di Jakarta tahun 1950 saat lahan terbuka umum dan lahan terbuka di pemukiman masih luas, mungkin masih bisa dilakukan. Tapi kalau mau diterapkan sekarang dimana ruang terbuka hijau hanya tinggal 9,98% dan minimnya halaman rumah di pemukiman Jakarta, sepertinya akan ditertawakan ahli hidrologi di seluruh dunia. Dari sosok Muslim Muin kita bisa membaca dengan jelas kualitas anggota TUGPP Jakarta. Memalukan.







