by

Tragedi Gestok 1965 Memang Biadab

Oleh : Buyung Kaneka Waluya

Tragedi itu menyingkirkan dan menculik 6 jenderal lingkaran di Presiden Soekarno…., melalui isu kudeta Dewan Jenderal terhadap kekuasaan Soekarno.Umpan isu kudeta Dewan Jenderal ini dimakan oleh Kamarul Zaman…., wakil CC PKI yang konon agen ganda…., CIA dan KGB sekaligus. Kemudian peran Letkol Untung…., komandan pasukan Cakrabirawa….; pengawal Presiden yang sudah lama disusupkan Soeharto kelingkaran Soekarno.

Akhir tragedi Gestok berakhir cantik….; 6 jenderal dikirim ke surga yang mulia. Ke 6 jendral itu menjadi Pahlawan Revolusi…., dan patungnya megah berdiri di taman Lubang Buaya. Kamarul Zaman dan Letkol Untung…., juga di’suka bumi’ kan. Tetapi…., berita acara hasil sidang Mahmilub sampai sekarang tidak pernah dipublikasikan. Kolonel Latif…., yang memberi informasi kepada Soeharto adanya pergerakan pasukan liar masuk Jakarta…., malah dipenjarakan. Laporan itu tidak digubris oleh Soeharto…., dengan alasan sedang merawat Tomy yang tersiram kuah mie panas.

Sebelumnya…., Letkol Untung sempat menguasai RRI 1 x 24 jam…., dan mengumumkan bahwa negara tetap dalam keadaan aman di bawah kepemimpinan Presiden Soekarno…., Pemimpin Besar Revolusi. Namun keesokan harinya…., RRI diserbu pasukan pamungkas Kostrad di bawah komando Sarwo Edy Wibowo.Itulah tragedi skenario cantik Neo Imperialisme Kapitalis…., untuk menancapkan kukunya menguasai Sumber Daya Alam Indonesia.

Ketika itu terjadi ketegangan perang dingin…; Blok Barat kapitalis di bawah komando AS dan koalisinya yang tergabung dalam NATO…., dengan Blok Timur Sosialis di bawah komando Uni Sovyet dengan koalisinya yang tergabung dalam Pakta Warsawa. Sedangkan Bung Karno…., tergabung dalam Gerakan Nonblok. Pasca tragedi Gestok 1965…., sejarah diukir. Pemenangnya adalah Soeharto…., di bawah hegemoni kaum Neo Imperialis Kapitalis. Dan sejak tahun 1967…., Gunung Emas Esberg di Timika Tembagapura Papua…., dikeruk berjuta-juta ton oleh Freeport. Demikian juga SDA daerah lainnya…., dikuras habis oleh kaum Neo Imperialis Kapitalis.Semoga sejarah yang demikian tidak akan terulang lagi. Rahayu

Sumber : Status Facebook Buyung Kaneka Waluya

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed