by

Siapa Saja Bakal Jegal Arcandra Kembali Jadi Menteri ESDM?

 

Oleh: Alif Anugrah

Nama Arcandra Tahar kembali disebut-sebut bakal menduduki kursi Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) setelah diberhentikan dengan hormat oleh Presiden pada 15 Agustus 2016. Pemberhentian itu dikarenakan status kewarganegaraan Arcandra telah hilang karena memegang paspor AS. Tanggal 1 September 2016, status WNI Arcandra telah dikembalikan.

Artinya peluang pria yang tinggal lama di Houston Amerika ini menjadi terbuka lebar. Namun tiba-tiba, muncul lagi keraguan dari public yang diwakili majalah Tempo dengan mempersoalkan moralitas. Hal itu bisa disimak pada majalah tersebut edisi 5 September.

Dalam pemberitaan Metro TV juga sudah disinggung dan didiskusikan dalam berbagai kesempatan. Arahnya menolak Arcandra kembali.

Sementara bila kita lihat secara politis, belum banyak yang berbicara soal kemungkinan kembalinya Arcandra ke kursi menteri. Benarkah para politisi itu akan rela begitu saja bila pria asal Padang itu kembali ke kursi menteri? Siapa saja yang sangat berkepentingan menolak AT?

Pertama, para mafia migas yang selama ini menikmati previledge mengeruk keuntungan yang luar biasa. Seperti kita tahu paska diruntuhkannya Petral tidak membuat mereka diam. Mereka dirugikan ratusan miliar dari pundi-pundi yang diterima tanpa kerja keras, sekarang mereka harus benar-benar mengeluarkan tenaga untuk mendapat keuntungan.

Kedua, politisi meskipun sebenarnya bukan kepentingan mereka secara langsung. Mereka broker-broker para mafia migas. Ingat kasus papa minta saham yang melibatkan Setya Novanto ketika melobi Direktur Freeport Indonesia? Secara terang-terangan mereka meminta saham.

Ketiga, Investor migas yang tersebar diberbagai wilayah Indonesia. Keuntungan mereka paska Arcandra masuk makin terbatas. Sudah banyak kontrak karya yang direview dan siap di negosiasi ulang. Dalam menjalankan tugas 20 hari itu, Arcandra melakukan review dengan gaya Amerika. Melihat secara detil setiap kontrak dengan perusahaan-perusahaan kakap.

Dia tahu perhitungan secara detil eksplorasi, harga jual, biaya angkut dan lain sebagainya. Sehingga ayah 2 anak ini mulai membenahi berbagai hal yang terkait dengan kemandirian energy di Indonesia. Jadi, tidak mudah Arcandra menjadi menteri namun yang jelas akan banyak pihak yang membuat wacana secara liar agar AT batal menjadi Menteri ESDM.**

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed