Oleh : Sigit Rahardja
Sahabat.. ![]()
Tahukah Kamu? Dan sampai pada suatu ketika ada bangsa lain datang dan kotbah.” Candi Borobudur itu made in nabi Sulaiman, candi Prambanan itu buatan jin, candi Sukuh itu candi porno, eyang Semar penguasa tanah Jawa sudah dikalahkan syeh Subakir, mungkin besok juga ada cerita nyi Roro Kidul yang sekarang sudah pakai jilbab dan sebagainya..”
Disodorin dongeng penuh pembodohan macam itupun kita hanya mantuk-mantuk saja, karena kita memang tidak punya dasar argument/literasi yang cukup untuk membantahnya. Buta teks itu tidak hanya membuat kita jadi buta/terputus dengan sejarah kehebatan leluhur sendiri, tapi juga membuat kita jadi bermental inferior dihadapan bangsa lain; Ketemu bule, nganggap mereka pasti pintar, ketemu orang Arab nganggap mereka pasti orang suci/ahli kitab.
Padahal, ketika orang Eropa masih tenggelam dalam zaman kegelapan, leluhur kita sudah bisa membuat candi Borobudur yang sedemian luar biasanya. Jadi apa tidak nangis, leluhur kita dulu-dulu itu kalau tahu anak cucunya kini, hanya untuk makan dan berpakaian saja harus diajarin bangsa lain.Ketika bangsa lain sudah mau buat perumahan di planet Mars, kita masih ribut soal kue klepon/onde-onde yang tidak boleh dimakan.
Padahal sejak dulu leluhur kita makan itu kue, tidak juga membuat leluhur kita bar-bar, ngamuk an, pedofil dan sok suci.Lemahnya budaya literasi memang telah membuat kita jadi kehilangan banyak hal berharga yang telah ditorehkan oleh para leluhur kita. Lebih dari itu yang paling mendasar adalah, kita makin tak kenal dengan jati dirinya sendiri..Rahayu Kamulyaning Jagad
Sumber : Status Facebook Sigit Raharjda











Comment