by

Pola Hoaks yang Berulang dan Urgensi Prebunking

Oleh: Santi Indra Astuti

Hoaks musiman mengikuti event, dan kalau eventnya demo, polanya sudah ketebak. Dugaan saya terbukti, based on pembacaan pola hoaks. Setelah hoaks demo pertama, diikuti oleh hoaks susulan berupa demo berikutnya di Yogya, Palembang, Gedung DPR, dll. Bahkan untuk mengglorifikasi peristiwanya, ada hoaks seputar ratusan bis yang putar balik di Bakauheni.

Dugaan saya lainnya yang terbukti adalah munculnya desas-desus insiden yang menimpa demonstran. Kali ini, 2 mahasiswa kader PMII Kab Tasik di hoaks-kan hilang. Untung Aria dan Saepul segera mengklarifikasi. Ikut demo, iya. Hilang? Kagak! Motif hoaksnya apa? Tebak ndiri. Targetnya bukan adek2 itu, tapi aparat.

Hoaks jenis ketiga yang saya perkirakan muncul adalah hoaks demo yang mengarah pada rasisme dan teori2 konspirasi. Saya tebak, bakal ada hoaks tentara atau polisi impor dari Cina. Jiahhh beneran hoaksnya nongol dong. Utk kesekian kali, Babang Brimob dihoaks-in. Untuk kesekian kali ya, karena foto ini selalu beredar tiap ada event yang melibatkan pengamanan. Lha gak salah dong ya kalo saya ramal foto si Babang bakal muncul di hoaks Pemilu 2024 dengan narasi yg kurleb sama.

Jenis hoaks ke 4 yang bakal muncul menuduh sosok2 tertentu sebagai ‘aktor’. Aktor ini bisa siapa saja. Dari pihak demonstran maupun non demonstran. Lhoo rak bener tho ya, muncul nih hoaks Novel B jadi Koordinator Aksi untuk isu hukum dan advokasi. Dalam klarifikasinya, pak Novel sudah membantah.

Saya tebak, sebentar lagi bakal ada hoaks tentang sosok lain yang tertimpa insiden di tengah demo. Duh, moga saya salah!

Menebak pola hoaks itu gampang. Tapi, nggak ada gunanya punya pengetahuan ini kalo nggak dipake. Nah, dipake buat apa? Buat pencegahan dan antisipasi hoaks dalam event berikutnya dong! Istilahnya: prebunking. Preemptive Debunking.

Terus terang saya ngerasa kita kecolongan di event demo, nggak nyiapin prebunking-nya. Nah, jangan sampai kejadian lagi di event berikutnya. Pemilu mendatang bakal gila karena polarisasi udah terbentuk. Ayok, siapkan prebunking-nya dari sekarang, wong polanya udah kaciri pisan, alias ketebak!

(Sumber: Facebook Santi Indra Astuti)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed