Oleh : Tito Gatsu
β‘ MUI PRODUK ORDE BARU SEBAGAI REGULATOR POLITIK ANTEK ASING
Umat islam di Indonesia sebenarnya sedang
diadu domba oleh infiltrasi asing yang ingin memecah belah negara kita , jadi didirikannya MUI hanya punya 2 tujuan :
Pertama membangkitkan usaha- usaha ekstrim melalui jaringan radikal ke masyarakat agar mereka bisa bisa menjadi kuda perang dan dikendalikan oleh para politikus yang menjadi proxy asing atau fasisme yang bisa dikendalikan atau disponsori TNC (Trans National Corporation) perusahaan asing yang menguasai sumber daya alam Indonesia yang kroninya meliputi para politikus anggota Parlemen, pejabat negara hingga tokoh masyarakat dan Ulama yang bisa mereka kendalikan . TNC adalah perusahaan asing yang dikendalikan negara- negara imperialis.
Kedua karena kenyamanan para politikus korup dan pengusaha hitam terutama para penerus orde baru yang sudah lama menikmati usaha rente dari TNC asing tentunya ingin terus mempertqhankan eksistensi usaha mereka karena pada masa lalu mereka banyak melanggar dan mengambil hak rakyat Indonesia , seperti Petral jaringan mafia migas dan lain sebagainya tidak ingin kehilangan bisnis rentenya sehingga mereka mati- matian berusaha menjatuhkan pemerintah yang pro rakyat dan tentu saja mereka akan lebih senang jika rakyat Indonesia bodoh politik dan mabuk agama.
β‘ MUI PERMAINAN POLITIK ORDE BARU
Bahkan mereka menyusupkan para Ulama yang pro kepada mereka kedalam MUI sehingga MUI mereka kuasai agar teecipta opini didalam masyarakat bahwa merekalah islam yang Paling benar.
Pemerintah Orde Baru membuat sebuah organisasi Islam cap pemerintah yang bernama MUI (Majelis Ulama Indonesia).
Tujuannya adalah membuat pemetaan Islam agar sesuai dengan keinginan pemerintah mengendalikan Islam, sejak Itu banyak Fatwa yang beredar baik yang bertujuan politik maupun komersial seperti sertifikat halal .![]()
MUI adalah permainan politik Orde Baru dalam waktu tertentu untuk mempermainkan gejolak Ormas Islam .
Ada Hal yang sulit dilupakan oleh umat islam pada Generasi Orde Baru dimana pada Tahun 1985 Pemerintah menerbitkan kupon undian berhadiah yang tujuannya untuk membiayai bidang Olah raga dan indian ini Juga berhadiah dinamakan Porkas, ketika Itu semua organisasi Islam Melarang terutama NU dan Muhammadiyah.
Begitu gencarnya permintaan fatwa tentang porkas ini, tetapi fatwa itu tak kunjung dikeluarkan.
Malah sebaliknya, Ketua Komisi Fatwa MUI, Ibrohim Hosen mengeluarkan pernyataan bahwa undian Porkas bukan perjudian, dengan alasan antara pembeli kupon dan penyelenggaranya tidak berada dalam satu majlis dalam satu waktu.
Meskipun pernyataannya itu disertai pernyataan bahwa pendapatnya itu adalah pendapat pribadi, tetapi kedudukannya sebagai ketua komisi fatwa menyebabkan masyarakat menganggapnya sebagai pendapat dan fatwa MUI. (Acehtrend 12 2018)
Walaupun pada akhirnya keluar fatwa dan Porkas dilarang , tapi pemerintah sudah mendapatkan sumber keuangan dari Porkas . Sebuah konsep efektif untuk melegalkan tindakan Haram apabila dibutuhkan dalam suatu waktu. ![]()
Begitu juga langkah Orde Baru dalam menerapkan azas Tunggal Pancasila dengan menindas umat islam di Indonesia MUI sama sekali tidak ada peeannya kecuali melegalkan semua tindakan pemerintah ![]()
![]()
![]()
β‘ ALAT POLITIK IDENTITAS MASA REFORMASI
Bahkan pada Masa reformasi MUI digunakan oleh para politisi dan pengikut Orde Baru untuk berpolitik praktis (bahkan sukses menjadikan ketuanya menjadi Wakil Presiden ![]()
![]()
).
Dan kita bersyukur dengan Maruf Amin menjadi wapres sekarang bisa menjadi jalan terang untuk membersihkan NU dari ormas tersebut dan segera membubarkannya karena tidak ada gunanya karena hanya jadi alat politik para politikus korup.
MUI kerap memberi fatwa Haram untuk lawan politik dan mengimpor faham yang bersebrangan dengan Islam yang mengadopsi budaya Indonesia , seperti HTI dan Islam dari tanah Arab yang menolak budaya nasional tak lain hanya bertujuan membentuk opini bahwa orde Baru selalu benar dan menutupi sejarah kebohongannya.![]()
Bahkan pada Masa reformasi MUI digunakan oleh para politisi dan pengikut Orde Baru, memberi fatwa Haram untuk lawan politik dan mengimpor faham yang bersebrangan dengan Islam yang mengadopsi budaya Indonesia , seperti HTI dan Islam dari tanah Arab yang menolak budaya nasional tak lain hanya bertujuan membentuk opini bahwa MUI dan orde Baru selalu benar dan menutupi sejarah kebohongannya.![]()
Semoga dengan segera dibubarkannya MUI tak ada lagi teroris di Indonesia dan politik Identitas makin ditinggalkan sehingga akan terwujud Indonesia baldatun thayyibatun wa rabbun ghafΓ»r , sebuah Negri yang damai dan penduduknya harmonis selalu penuh Rasa syukur kepada Tuhan.
Salam Kedaulatan Rakyat











Comment