by

Galakkan Fitnah Agar Kehidupan Masyarakat Porak Poranda

Oleh : Tri Handoyo

Allah berfirman, “Fitnah itu kejam melebihi melakukan pembunuhan.” (QS. Al-Baqarah: 217)._Belakangan fitnah berkaitan dengan masalah Haji bertebaran mewarnai bumi Nusantara. Tidak main-main, fitnah itu dilontarkan oleh seorang ustadz, publik figur, elit partai, bahkan tokoh penting yang kerap mewarnai panggung nasional.

Ada yang bilang dana haji sudah habis dipakai untuk pembangunan infrastruktur. Ada yang ngibul gara-gara tahun lalu Indonesia masih punya hutang kepada Arab Saudi. Ada yang ngarang disebabkan karena mengkriminalisasi Rizieq Shihab. Ada yang nekad bilang lantaran Allah menutup pintu surga buat rakyat Indonesia. Semua fitnah itu jelas arahnya, agar rakyat marah kepada pemerintah. Kemarahan yang dibungkus agama diharapkan mampu menimbulkan keberanian rakyat untuk berangkat jihad melawan pemerintah, sehingga terjadi pergolakan persis seperti apa yg terjadi di sebahagian negara2 Timur tengah.

Beberapa hari kemudian, pemerintah Arab Saudi mengumumkan secara resmi keputusan pelaksanaan haji 2021 hanya diperuntukkan bagi warga negara Saudi dan ekspatriat (warga asing yang sudah berada dalam negeri). Ini sebetulnya mengulangi pelaksanaan haji pada 2020, dengan mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19.

Belakangan para penyebar fitnah itu diam seribu bahasa. Tidak ada klarifikasi apalagi permintaan maaf atas fitnah yang telah dihembuskannya, yang sudah terlanjur dilahap mentah-mentah oleh sebagian masyarakat sumbu setengah senti.Allah menegaskan, _“Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.” (QS. Al-Baqarah: 10)._

Allah juga menyatakan bahwa fitnah adalah perbuatan yang sangat disukai setan._“Maukah Aku beritakan kepadamu, kepada siapakah setan-setan itu selalu turun? Mereka turun kepada tiap-tiap pendusta yang berdosa, yang mendengar sungguh-sungguh (apa yang disampaikan oleh setan-setan itu) sedangkan kebanyakan beritanya adalah dusta.” (QS. Asy-Syuras: 221-223)._

Allah masih mencintai negeri ini. Terbukti, sebelum semua porak poranda, fitnah itu telah terbantahkan dengan begitu cepat dan mudah. Betapa bahayanya fitnah, yang pasti kelak akan menimpah diri si tukang fitnah. Orang yang memfitnah tidak akan mati sebelum menjadi seperti yang difitnahkan.Semoga Allah selalu melindungi kita dari segala jenis fitnah dan tipu daya para setan pendusta. Aamiin…

Sumber : Status Facebook Tri Handoyo

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed