by

Fahri Hamzah Sebut Pernikahan Kahiyang Terlalu Mewah

 

Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2014 itu menjelaskan tentang Gerakan Hidup Sederhana. Isi dari SE nomor 13 tahun 2014 tersebut memuat beberapa poin penting, di antaranya mulai 1 Januari 2015, aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat negara diimbau membatasi jumlah undangan resepsi penyelenggaraan acara. Seperti pernikahan, tasyakuran, dan acara sejenis lainnya dengan maksimal 400 undangan, serta membatasi jumlah peserta yang hadir tidak boleh lebih dari 1.000 orang.

“Cuma kan dulu katanya enggak boleh ngundang pejabat lebih dari 400. Ada katanya dulu revolusi mental, bikin pesta kecil-kecilan saja. Kalau sekarang itu kayak lebih gitu lho,” kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan,Jakarta Pusat, Selasa (7/11).

Dari situ Fahri mengingatkan sekaligus menyarankan Presiden Jokowi menyelenggarakan pesta secara sederhana. Bahkan dia menyarankan untuk menyiarkan pernikahannya lewat media sosial jika ingin disaksikan oleh banyak orang.

“Saya mohon maaf ya, saya bukan tidak menghormati adat dan budaya, tapi menurut saya mbok ya sederhana saja lah,” sambungnya.

“Sederhana lah, bikin pesta kecil di rumah, teman teman. Sekarang kan ada Twitter, ada Vlog, pakai itu saja lah,” ungkapnya.

Fahri mengaku tidak bisa hadir dalam pesta pernikahan Kahiyang dan Bobby yang berlangsung di kota Solo, Jawa Tengah. Alasannya, ada tugas yang harus dikerjakan.

“Saya piket, ya piket lah. Saya kirim bunga saja sebagai perwakilan. Saya ini orang yang ngomong apa adanya,” ucapnya.

Untuk diketahui, perhelatan akbar pernikahan putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu dan Muhammad Bobby Afif Nasution, 8 November, akan dihadiri ribuan relawan. “Tamu undangan kurang lebih 8 ribu. Ini relawannya lebih banyak,” “ujar Jokowi saat menggelar konferensi pers didampingi Ibu Negara Iriana, Gibran Rakabuming, Selvi Ananda dan Kahiyang Ayu, di kediaman pribadi, Sumber, Banjarsari, Solo, Minggu (29/10).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut, jumlah undangan pada pernikahan putrinya kali ini hampir sama seperti saat pernikahan Gibran-Selvi. Bedanya jumlah relawan kali ini jauh lebih banyak. Jika dulu hanya tiga ribu, kali ini mencapai tujuh hingga delapan ribu. Para relawan tersebut tak mau jika hanya diwakilkan.

“Wong kita jatah sepuluh atau dua puluh tidak mau kok. Ada yang 50, 100, 500, angkanya diperkirakan tujuh sampai delapan ribu,” ucapnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed