Oleh : Budi Santoso Purwokartiko
Ketika FPI, Front Pembela Islam berdiri dulu, Gus Dur termasuk yang lantang menentang. Islam nggak perlu dibela. Kita manusia yang perlu pembelaan. Aroma ‘kebohongan’ sudah lekat dengan memilih nama “pembela Islam”. Islam nggak perlu dibela, manusia yang memanfaatkannya untuk berbagai kepentingan. Kadang caranya bertentangan dengan ajaran kemanusiaan universal: dengan kekerasan, dengan membunuh atau menipu.
Ormas besar NU dan Muhammadiyah nggak bawa2 Islam dalam namanya. Jika ada yan bilang membela agama atau membela agama Tuhan, berhati-hatilah. Tuhan atau agamanya nggak perlu pembelaan, manusia yang lemah dan penuh kepentingan ini yang selalu berlindung dibawa nama ‘Tuhan’ atau ‘agama Tuhan’.
Yang kita butuhkan adalah perjuangan untuk melaksanakan dan menegakkan ajaran-ajaran kebaikan: membiasakan jujur; menjaga kepercayaan; berlomba dalam kebaikan; bersikap adil tanpa melihat agama, kelompok atau ras, dsb. Guru spiritual dari India, Sadhguru, bilang jika ada tokoh yang menjanjikan ini itu, akan membebaskan kita dari ini dan itu yang berlebihan…jangan dipercaya. Bisa dilihat Hitler, Mussolini, ISIS, Taliban.
Tokoh yang baik lebih banyak bekerja dalam diam, berkata-kata seperlunya, tidak menjelekkan orang atau kelompok lain, tidak mengajak untuk membenci kemanusiaan, tidak mengambil untung dari orang yang dipimpinnya.salam rahayu…
Sumber : Status Facebook Budi Santoso Purwokartiko











Comment