by

Anjuran Bermasker

Oleh : Dominicus Husada

Di negeri kita hingga saat ini protokol kesehatan belum diubah. Anjurannya masih sama, 5M atau 6M atau 12M, tergantung cara anda menilainya, masih menjadi pegangan. USA, di sisi lain, sejak awal sangat longgar menerapkan aturan masker. Maka tidak heran jika di lingkungan negara maju, negara itu menyumbang jumlah kematian yang sangat besar. Sampai hari ini, kebijakan bermasker di USA mengalami beberapa kali perubahan besar.

Dari anjuran CDC untuk selalu menggunakan masker, yang lantas diubah menjadi boleh tidak bermasker untuk kegiatan luar ruang, dan sekarang boleh tidak bermasker untuk kegiatan dalam ruang. Anjuran CDC – sama dengan di Indonesia – tidak selalu diikuti khalayak ramai. CDC mengubah anjuran terakhir berdasarkan data imunisasi mereka.Sekali lagi, USA adalah salah satu negara terlonggar dalam penerapan aturan bermasker, terutama dalam masa kepemimpinan presiden Trump.

Israel relatif ketat menerapkan aturan masker.Israel baru melonggarkan aturan setelah sebagian besar orang dewasa di sana telah divaksinasi. Kehidupan ekonomi boleh dikata sudah kembali normal. Minggu depan, Israel akan kembali menerapkan keharusan mengenakan masker. Ini sejalan dengan merebaknya kasus variant delta yang relatif lebih bisa menerobos pertahanan vaksin.Perancis saat ini sudah membebaskan orang untuk tidak lagi menggunakan masker. Italia dalam proses yang sama.

Jangan lupa, Italia adalah salah satu episenter terparah di awal pandemi Covid-19. Secara umum negara Eropa, seperti yang tampak dalam siaran sepak bola Euro 2021, sudah melonggarkan kewajiban bermasker bagi masyarakat.Australia menerapkan kebijakan yang bervariasi antar negara bagian.

Di New South Wales misalnya, saat ini aturan bermasker dihidupkan kembali, sejalan dengan merebaknya kasus variant delta yang menyerang puluhan warga di sekitar Sydney.Singapura, Malaysia, dan Thailand jelas tidak berani membebaskan orang tidak menggunakan masker. Bagi negara-negara tersebut, risiko masih terlalu besar. Jumlah kasus masih mengkhawatirkan, vaksinasi belum menjadi mayoritas, dan risiko transmisi variant delta sangat mengganggu.

Belum lagi soal masuknya virus dari negara tetangga mereka yang sedang menghadapi gelombang baru ini.Saya pribadi menyarankan untuk selalu mengenakan masker. Sekalipun kita dalam lingkungan orang tervaksin, sekalipun kapasitas RS belum penuh sesak, sekalipun usia masih muda dan tidak ada komorbid, dan sekalipun-sekalipun yang lain, saya menganggap bersikap hati-hati selalu lebih baik dalam konteks ini.

Menggunakan kunci ganda akan selalu bermanfaat untuk pertahanan kita. Jika Anda tidak tahu akan risiko sakit dan tidak menggunakan masker di era gelombang baru saat ini, tentu Anda layak dikasihani. Jika Anda tidak bisa menerima kenyataan dan terus menyangkal akan adanya wabah Covid-19 ini, betapapun tingginya pendidikan dan betapapun religiusnya hidup Anda, tentu Anda layak didoakan oleh kami semua, terutama yang berada di lini depan, untuk segera kembali ke jalan yang benar

.Jika Anda tahu akan semua hal di atas namun tetap tidak menggunakan masker, saya rasa Anda terlalu jumawa, dan seperti yang telah berulang kali disampaikan, jumawa itu tidak baik.

Sumber :- Dr. dr. Dominicus Husada, SpA (K) –

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed