erizeli
Seorang Jokowi
Masalahnya banyak lawan politiknya tidak melihat hukum sebagai panglima tapi masih hidup dalam culture politik sebelumnya dimana masalah apapun diselesaikan secara politik. Akibatnya terjadi transaksional dan pasti yang dikorbankan adalah rakyat. Karena bagi mereka jelas tujuannya bukan rakyat tapi kepenting pribadi dan golongan. Kalaupun Ormas di seret dalam aksi itupun masuk dalam political cost bagi mereka. Semua tidak ada yang gratis dalam aksi.
Jokowi dan Hit Man
Memangkas Biaya Listrik Ala Jokowi
Dampaknya banyak yang sudah pegang konsesi engga bisa lagi jualan konsesi. Karena peluang harga tinggi dan kebijakan cost plus margin tidak ada lagi. Mau engga mau terpaksa konsesi di lepas. Dan setelah itu yang akan masuk hanya real investor yang punya uang dan tekhnologi. Tentu mereka bisa menjual kepada PLN dengan harga yang ditetapkan PLN. Pembangkit listrik yang mangkrak karena di tinggal pergi oleh investor, pemerintah ambil alih melalui penugaskan kepada BUMN.
Ketika Jokowi Menutup Lapau
Fakta tentang Ahmad Ishomuddin, Rais Syuriah PBNU yang Dipecat MUI karena Jadi Saksi Ahok
Namun posisi terhormat karena keilmuannya sebagai Wakil Ketua Fatwa MUI di copot pada hari dia bersaksi di depan hakim. Padahal hadir sebagai saksi di pengadilan adalah kewajiban sebagai warga negara yang baik. Sementara dia tidak pernah minta agar dia di jadikan saksi. Tidak pernah. Tapi itu datang karena permintaan dari pengacara Ahok sendiri dan di setujui oleh Majelis Hakim. Kita tidak tahu alasan sebenarnya mengapa sampai MUI memecat dia. Dia bukan pengurus MUI yang mengendorse bisnis Investasi (GTIS) syariah yang menipu umat..
Materialisme dan Dilibasnya Bisnis Rente
Kemana uang fee itu? Dia gunakan untuk membiayai hidup hedonisnya. Jalan jalan keluar negeri dengan artis bertarif sekali terbang USD 50,000. Beli apartement mewah untuk beberapa wanita piarannya di Jakarta. Beli rumah mewah di Pantai Mutiara. Melayani pejabat di tempat tempat karaoke VIP dengan PL wanita dari Turki, Uzbekhista , Tiongkok. Sekali bayar bill sedikitnya Rp. 60 juta. Itu di lakukan 5 malam dalam seminggu. Pergi haji bersama seluruh anggota keluarga setiap tahun. Menjadi donatur ormas keagamaan dan Ormas underbow partai.
Facebook Bagi Saya
Sebaik-baiknya Manusia
Oleh: Erizeli Bandaro
Banyak orang menuduh saya cinta buta dengan Jokowi, dan bahkan ada yang menyebut saya penjilat. Saya hanya menyikapi dengan tersenyum. Tapi baiklah saya jelaskan sikap saya. Walau secara pribadi saya pernah berbicara dengan Jokowi secara langsung tapi itu tidak ada kaitannya dengan saya sebagai pendukung politik atau relawan. Itu hanya antara saya sebagai rakyat dan dia sebagai presiden. Cinta buta saya hanya kepada Allah. Hanya itu.








