NKRI

Menampar Pengusung Khilafah Lewat Tangan Prabowo

ilustrasi

Jadi jelas, para pengusung ideologi khilafah tak mendapat dukungan dari kedua capres. Orang-orang masih banyak yang meremehkan bahaya ideologi politik khilafah ini, mereka tidak tahu mengapa Malaysia, Turki, Mesir, Libya, Arab Saudi dan negara lslam lainnya melarang Hizbut Tahrir dan HT ini justru berkembang di negara Barat. Mereka bukan menyatukan tapi memecah belah karena anti perbedaan bahkan di kalangan Muslim sendiri. 

Negara Khilafah Riyadhah Islamiyah (NKRI) Harga Mati

ilustrasi

Kini mereka kembali akan melakukan modus yang sama. Yaitu mencoba menyusup pada salah satu kandidat Pilpres 2019. Dan tetap akan melakukan cara-cara yang sama, yaitu dengan Politik Identitas. Disisi lain, belajar dari Pilkada DKI 2017, fakta bahwa sebagian perilaku pemilih yang mengacu pada Politik Identitas tak bisa dinafikkan. Oleh karena itu, Jokowi merangkul kelompok pemilih ini dengan cara yang benar dan difilter dengan benar salah satunya melalui peran NU.

Bhineka Tunggal Ika Penghargaan Tertinggi Bagi Kemanusiaan

ilustrasi

Lalu dengan pongah kita mengaku hanya bagian dari salah satunya saja, dan memusuhi mereka yang berada di bagian lain diri kita, kita dominan dalam Suni, lalu memusuhi saudara kita yang dominan dalam Syiahnya misalnya, atau agama kapitayannya, atau agama leluhurnya.

Yang Benci Hasil Munas NU, Para Perusak NKRI

ilustrasi

Negara konflik di Timur Tengah juga luluh lantak oleh doktrin kebablasan dan disalahgunakan ini. Mengapa kebablasan? Karena Rasulullah sendiri bergaul baik, bertransaksi dengan non muslim Madinah. Rasul juga tdk memanggil Pamannya Abu Thalib atau Mukhayriq yg Yahudi dengan sebutan "Hei Kafir".

Hanya Kampanye Hitam Yang Bisa Dilakukan Prabowo-Sandi

ilustrasi

Sebenarnya politisasi macam begitu tidak hanya terjadi di Jawa Barat melainkan menyebar ke banyak group whatsapp ke seluruh Indonesia. Namun banyak pihak mendiamkan postingan di group macam begitu. Narasi yang sama ditemukan di beberapa kabupaten di Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera dan lain sebagainya. Mereka tetap saja menggoreng isu-isu yang menebar kebencian, membangun permusuhan, fitnah, adu domba dan lain sebagainya.

Nahdlatul Ulama, Pandangan Dari Seorang Kristen

ilustrasi

Yang kedua adalah komitmen NU untuk menjaga kedaulatan dan integritas bangsa ini. Secara kasat mata, orang mungkin melihat simbolnya saat Banser NU menjaga gereja-gereja. Tapi ternyata komitmen tersebut jauh lebih dalam dari sekedar menjaga gereja. NU yang didirikan tahun 1926 punya semua resep untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam, kalau mereka mau.

Pages