Zakir Naik terlalu lebai. Kalimat In Sya'a Allah, ia maknai dengan thukule (munculnya) Gusti Allah, ya dia yang seneweng. Bacaan nasab (fathah) juga sudah mengindikasikan kalau kata Sya'a (شا ء) bukan dalam bentuk Masdar, tapi benar-benar Fi'il Madli, bermakna "jika berkehendak".
Jadi bayangkan, untuk mengeluarkan sebuah fatwa saja, perjalanan mereka panjang sekali. Bisa usia 70-80 tahun baru disana disebut ulama. Begitu juga di Mesir, kurang lebih sama.
Copyright © 2020,
